Nelayan Pulau Mandangin Jatuh dari Kapal, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

- Redaktur

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: BPBD Sampang bersama tim SAR gabungan saat melakukan pencarian. @by_News9.id

FOTO: BPBD Sampang bersama tim SAR gabungan saat melakukan pencarian. @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang bersama tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap seorang warga Pulau Mandangin yang dilaporkan jatuh dari kapal di perairan Pulau Mandangin, Kecamatan/Kabupaten Sampang, Minggu (17/5).

Korban diketahui bernama Jumail (57), warga Dusun Candin, Desa Pulau Mandangin. Hingga Minggu pagi pukul 08.30 WIB, korban masih belum ditemukan dan operasi pencarian memasuki hari pertama.

Baca Juga:  Putusan Banding Sudah Final, Tersangka Mas’oda Terancam Dijemput Paksa

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Mohammad Hozin, mengatakan peristiwa kecelakaan laut itu terjadi pada Sabtu (16/5) sekitar pukul 17.50 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi, korban berada di bagian buritan kapal saat perahu yang ditumpanginya tersangkut karang menjelang tiba di lokasi tujuan.

“Akibat perahu tersangkut karang, korban terpental dan jatuh ke laut hingga hilang. Informasi dari saksi, korban juga diketahui sedang menderita stroke,” ujar Mohammad Hozin.

Dua saksi yang berada di lokasi kejadian masing-masing bernama Hasim dan Hamdi. Setelah menerima laporan, tim SAR gabungan langsung bergerak melakukan pencarian dengan metode penyisiran di sekitar lokasi korban diduga terjatuh.

Baca Juga:  Peringati Hari Ibu, Srikandi IKA PMII Sumenep Dorong Perempuan Lebih Percaya Diri Lewat Beauty Class

Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, di antaranya BPBD Sampang, Satpolairud Polres Sampang, Basarnas Pos SAR Sumenep, perangkat desa, serta masyarakat setempat.

Untuk mendukung proses pencarian, tim SAR mengerahkan sejumlah armada, meliputi perahu karet dan speedboat milik BPBD Sampang, speedboat Satpolairud Polres Sampang, perahu karet Basarnas, serta kapal nelayan warga.

Baca Juga:  Mafia BBM Solar Subsidi di Sumenep Diduga Pakai Barcode Nelayan dan Petani

Sementara itu, kondisi cuaca di wilayah Kabupaten Sampang terpantau cerah berawan sehingga dinilai cukup mendukung proses pencarian korban di perairan Pulau Mandangin. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru