Warga Batang-Batang Temukan Mayat Perempuan Terbakar di Tengah Tegalan

- Editorial Team

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Penemuan sesosok mayat perempuan dalam kondisi terbakar. @by_News9.id

FOTO: Penemuan sesosok mayat perempuan dalam kondisi terbakar. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Warga Desa Batang-Batang Daya, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan dalam kondisi terbakar di area tegalan milik warga di Dusun Taroman, Jumat (28/8/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.

Korban diketahui bernama Suhaena (70), warga Dusun Karangkeng, Desa Nyabakan Barat, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep.

Penemuan bermula saat seorang warga bernama Busahna tengah mencari rumput di sekitar lokasi.

Saat berada di area tegalan, saksi mencium bau tidak sedap.

Penasaran dengan bau tersebut, saksi kemudian melihat ke arah timur dan mendapati sesosok tubuh dalam kondisi terbakar.

Saksi selanjutnya meminta pertolongan warga sekitar.

Baca Juga:  Warga Tambelangan Sampang Tewas Dibunuh OTK

Tidak lama kemudian, Nor Salam datang ke lokasi.

Setelah dilakukan pengecekan, tubuh tersebut diketahui merupakan Suhaena, warga Desa Nyabakan Barat.

Mendapat laporan tersebut, petugas Polsek Batang-Batang langsung mendatangi lokasi dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas memasang garis polisi untuk mengantisipasi adanya gangguan terhadap proses pemeriksaan.

Tim Identifikasi Polresta Sumenep juga diterjunkan untuk melakukan olah TKP, dokumentasi serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi petugas Puskesmas Batang-Batang untuk dibawa ke rumah duka di Desa Nyabakan Barat.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban selama ini diketahui mengalami gangguan kejiwaan dan pikun.

Baca Juga:  Proyek P3TGAI di Desa Plakaran, Diduga Dikerjakan Orang Luar

Korban juga disebut memiliki kebiasaan merokok serta membakar sampah dan tumpukan kayu.

Pihak keluarga menyatakan menolak dilakukan autopsi, baik pemeriksaan luar maupun pemeriksaan dalam terhadap jenazah.

Penolakan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan yang dibuat pihak keluarga.

Dari keterangan awal, keluarga menduga peristiwa tersebut merupakan kecelakaan yang dialami korban sendiri.

Meski demikian, kepolisian tetap melakukan penanganan sesuai prosedur.

Petugas melakukan olah TKP, pendataan saksi, pengumpulan informasi dan dokumentasi, serta berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk memastikan kejadian tersebut ditangani secara tepat.

Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu, melalui Kapolsek Batang-Batang AKP Ratman Desianto, membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Petugas telah mendatangi TKP, melakukan pengamanan dan olah TKP bersama Tim Identifikasi Polresta Sumenep serta meminta keterangan dari saksi dan pihak keluarga. Penanganan dilakukan sesuai prosedur,” ujarnya.

Kapolsek mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi terkait penyebab kejadian sebelum adanya hasil penanganan lebih lanjut.

Baca Juga:  Propam Selidiki Dugaan Perilaku Oknum Polisi terhadap Masyarakat di Probolinggo

Masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi berkaitan dengan peristiwa tersebut juga diminta menyampaikannya kepada pihak kepolisian untuk membantu proses penanganan.

Hingga berita ini diterbitkan, kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap peristiwa tersebut. ***

Facebook Comments Box

Penulis : Ifal

Editor : Seno CS

Sumber Berita: https://News9.id

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Binaan Rutan Sampang Meninggal Dunia, di RSUD Moh Zyn, Akibat Serangan Jantung
Tujuh Orang Diamankan Polisi di Probolinggo, Perselisihan Warga Masih Diselidiki
Pembangunan TPT Rp 150 Juta di Desa Patemon Disorot, Warga Pertanyakan Kualitas Material
Propam Selidiki Dugaan Perilaku Oknum Polisi terhadap Masyarakat di Probolinggo
Proses Eksekusi Tanah di Paiton Diwarnai Penolakan
DPRD Sampang Desak Usut Tuntas Dugaan Perselingkuhan ASN Puskesmas Robetal
Kapus Robatal Digiring ke Polres Sampang Usai Penggerebekan
Blokade Jalan Perkebunan, Polres Lumajang dan Brimob Bongkar Patok PT Kalijeruk Baru
Berita ini 435 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Warga Binaan Rutan Sampang Meninggal Dunia, di RSUD Moh Zyn, Akibat Serangan Jantung

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:58 WIB

Tujuh Orang Diamankan Polisi di Probolinggo, Perselisihan Warga Masih Diselidiki

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Pembangunan TPT Rp 150 Juta di Desa Patemon Disorot, Warga Pertanyakan Kualitas Material

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Propam Selidiki Dugaan Perilaku Oknum Polisi terhadap Masyarakat di Probolinggo

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Proses Eksekusi Tanah di Paiton Diwarnai Penolakan

Berita Terbaru

FOTO: Para peserta mengikuti pengujian sesuai jenjang kompetensi Muda, Madya, dan Utama. @by_News9.id

DAERAH

Hasil UKW di Surabaya, 29 Wartawan Raih Predikat Kompeten

Jumat, 16 Okt 2026 - 23:28 WIB

FOTO: Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, S.Si., M.IP., (tengah) saat menghadiri kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW). @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perisai Anak Jadi Andalan Diskominfo Jatim

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:07 WIB