Warga Siap Patungan Jembatan Ambruk Giligenting Tak Kunjung Dibangun

- Redaksi

Minggu, 11 Januari 2026 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Jmbatan yang ambruk di Desa Bringsang, Kecamatan Giligenting, @by_News9.id

FOTO: Jmbatan yang ambruk di Desa Bringsang, Kecamatan Giligenting, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Ketidakpastian jadwal pembangunan jembatan ambruk di Desa Bringsang, Kecamatan Giligenting, membuat warga mulai lelah menunggu kejelasan.

Hingga kini, belum ada kepastian dari pemerintah daerah terkait kapan pembangunan jembatan tersebut akan direalisasikan.

Kondisi itu memicu munculnya inisiatif warga untuk membangun jembatan secara swadaya apabila Pemerintah Kabupaten Sumenep, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), tak kunjung memberikan kepastian.

Saat ini, masyarakat masih mengandalkan jembatan darurat berbahan kayu yang hanya dapat dilalui kendaraan roda dua.

Baca Juga:  Kapolres Sumenep Baru Dapat ‘Kado’, Pasar Bebas Narkoba Masalembu Kian Terbuka

Sementara kendaraan roda empat terpaksa memutar melalui jalur alternatif yang jaraknya cukup jauh.

Alex, warga setempat, menyebut jembatan tersebut merupakan akses vital bagi aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat empat desa di wilayah Giligenting.

“Kalau terus dibiarkan seperti ini, warga siap patungan membangun sendiri. Ini akses utama. Tidak mungkin kami menunggu tanpa kepastian,” ujarnya.

Ia menambahkan, kondisi jembatan darurat sangat berisiko, terutama saat air laut pasang.

Letaknya yang berada di dekat pantai kerap membuat lantai jembatan tergenang air laut.

“Kalau pas air pasang, air laut sudah sampai ke badan jembatan. Warga yang lewat harus diawasi. Ini sangat berbahaya,” katanya.

Sebelumnya, Dinas PUTR Sumenep menyampaikan bahwa pembangunan jembatan direncanakan tahun 2026 dengan sumber anggaran Bantuan Tidak Terduga (BTT). Namun, hingga kini belum ada kepastian terkait jadwal pelaksanaannya.

“Untuk kepastiannya masih menunggu. Yang jelas di tahun 2026, karena anggarannya nanti baru masuk ke kami,” jelas Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTR Sumenep, Slamet Supriyadi.

Sementara itu, Camat Giligenting, Abd Said, meminta warga bersabar dan menyampaikan bahwa proses pembangunan masih berada dalam tahapan administrasi di Dinas PUTR.

“Informasi yang kami terima dari Dinas PUTR masih proses. Cuma belum tahu jadwal pastinya. Tapi menurut saya tentu dalam waktu dekat. Tidak akan sampai dua bulan,” ujarnya.

Meski demikian, warga berharap pemerintah daerah segera memberikan kepastian tertulis dan jadwal yang jelas.

Baca Juga:  Konflik di Sampang, Seluruh Perangkat Desa Dipecat Sepihak oleh PJ Desa

Jika tidak, pembangunan secara swadaya disebut menjadi opsi terakhir demi menjaga keselamatan dan kelancaran akses masyarakat. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Pelaku seorang ASN berinisial S, yang bertugas di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Sumenep, @by_News9.id

HUKUM & KRIMINAL

ASN DPUTR Sumenep Diduga Aniaya Warga, Korban Malah Dilaporkan Balik

Minggu, 9 Agu 2026 - 19:14 WIB

FOTO: Pria terduga pelaku saat diamankan aparat kepolisian. @by_News9.id

PERISTIWA

Perempuan Asal Songgon Tewas di Rumah Pasangan Siri

Minggu, 9 Agu 2026 - 18:04 WIB