SUMENEP, NEWS9 – Pemerintah Kabupaten Sumenep menyalurkan ribuan paket zakat fitrah yang dihimpun dari Aparatur Sipil Negara (ASN) kepada masyarakat yang membutuhkan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Sebanyak 3.322 paket beras berhasil dikumpulkan dan didistribusikan melalui 139 lembaga penyalur yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Sumenep.
Penyerahan zakat fitrah dilakukan langsung oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo kepada perwakilan lembaga penyalur dan masyarakat penerima digelar di Pendopo Keraton Sumenep, pada Kamis (12/3/2026).
Setiap paket zakat fitrah berisi beras seberat 3 kilogram, yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang perayaan Idulfitri.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sumenep, Dr. R. Abd. Rahman Riadi, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat kepedulian sosial, terutama pada momentum bulan suci Ramadan.
“Pengumpulan zakat fitrah dari ASN ini bukan sekadar menjalankan kewajiban ibadah, tetapi juga bentuk nyata kepedulian sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Rahman Riadi.
Dia menjelaskan, zakat fitrah tersebut dihimpun dari ASN di lingkungan dinas, badan, kantor, bagian hingga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di bawah Pemerintah Kabupaten Sumenep.
Hingga 10 Maret 2026, dana zakat yang terkumpul mencapai Rp127.640.000 serta 285 paket beras.
Dana tersebut kemudian dibelikan beras sebanyak 2.837 paket, sehingga total zakat fitrah yang berhasil disalurkan mencapai 3.322 paket beras.
Menurut Rahman Riadi, penyaluran zakat dilakukan melalui berbagai lembaga sosial dan keagamaan agar distribusinya lebih merata serta tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerima.
“Sebanyak 139 lembaga mengajukan permohonan resmi untuk membantu menyalurkan zakat fitrah ini kepada masyarakat di lingkungannya masing-masing,” jelasnya.
Dalam distribusi tersebut, Pasukan Kuning dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep menjadi penerima alokasi terbesar dengan 150 paket beras.
Para petugas kebersihan itu dinilai layak mendapatkan perhatian karena peran penting mereka menjaga kebersihan kota setiap hari.
“Pasukan kuning merupakan garda terdepan yang setiap hari bekerja menjaga kebersihan kota. Karena itu mereka juga menjadi salah satu prioritas penerima zakat fitrah,” tambah Rahman Riadi.
Selain pasukan kuning, zakat fitrah juga disalurkan kepada berbagai lembaga keagamaan, masjid, musala, organisasi keagamaan, serta lembaga sosial kemasyarakatan di Kabupaten Sumenep.
Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa pengumpulan zakat fitrah dari ASN merupakan tradisi baik yang terus dipertahankan pemerintah daerah setiap bulan Ramadan.
“Zakat fitrah yang dihimpun dari ASN ini adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial pemerintah daerah kepada masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan,” tegasnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat nilai solidaritas sosial serta menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong di Kabupaten Sumenep,” pungkasnya. ***













>