Warning: opendir(/home/omah2581/public_html/news9.id/wp-content/mu-plugins): Failed to open directory: Permission denied in /home/omah2581/public_html/news9.id/wp-includes/load.php on line 981
Bandar Sabu Lolos Saat Digerebek, Operasi Dadakan Polsek Masalembu Tuai Kecurigaan - News 9
BeritaHukrim

Bandar Sabu Lolos Saat Digerebek, Operasi Dadakan Polsek Masalembu Tuai Kecurigaan

137
×

Bandar Sabu Lolos Saat Digerebek, Operasi Dadakan Polsek Masalembu Tuai Kecurigaan

Sebarkan artikel ini
Bandar Sabu Lolos Saat Digerebek, Operasi Dadakan Polsek Masalembu Tuai Kecurigaan
FOTO: (ilustrasi) Penggerebekan kasus dugaan peredaran narkotika jenis sabu. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Penggerebekan kasus dugaan peredaran narkotika jenis sabu di Kepulauan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, justru memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat.

Pasalnya, saat polisi menemukan puluhan paket sabu dan uang tunai puluhan juta rupiah, sosok yang diduga sebagai pemilik (Bandar) barang haram tersebut malah tidak berada di lokasi.

Operasi yang dipimpin langsung Kapolsek Masalembu, Ipda Asnan, bersama anggota Unit Reskrim itu dilakukan sekitar pukul 22.00 WIB di rumah terduga pelaku Ach Syaiful Anam alias Nanang, warga Dusun Raas, Desa Masalima, Kecamatan Masalembu.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan 24 paket sabu ukuran sedang dan 75 paket ukuran kecil dengan total berat kotor mencapai 41,803 gram.

Selain itu, polisi juga mengamankan uang tunai sebesar Rp32.938.000 yang diduga berasal dari hasil transaksi narkotika.

Namun, keberhasilan menemukan barang bukti tersebut berbanding terbalik dengan gagalnya aparat mengamankan terduga pelaku utama yang hingga kini masih buron.

Sejumlah warga mempertanyakan mengapa penggerebekan baru dilakukan sekarang, padahal isu peredaran narkoba di Masalembu disebut-sebut telah berlangsung cukup lama.

“Peredaran narkoba di Masalembu bukan cerita baru. Sejak adanya temuan narkoba di perairan Masalembu beberapa waktu lalu, masyarakat sudah sering memberikan informasi. Tetapi penanganannya dinilai belum maksimal,” ujar MS, salah satu warga, Kamis (25/6/2026).

Menurutnya, masyarakat bahkan sudah lama mengetahui dugaan jaringan dan aktivitas peredaran narkotika yang beroperasi di wilayah kepulauan tersebut.

Karena itu, lolosnya terduga bandar saat penggerebekan memunculkan dugaan adanya kebocoran informasi sebelum operasi dilakukan.

“Yang menjadi pertanyaan kami, kenapa saat barang bukti ditemukan dalam jumlah besar, orang yang diduga pemiliknya (Bandar) justru tidak ada di tempat. Apakah informasi operasi sudah lebih dulu bocor,” katanya.

MS juga menilai pengungkapan kali ini seharusnya menjadi bahan evaluasi bagi aparat penegak hukum di wilayah Masalembu.

Sebab, jika memang peredaran narkoba sudah berlangsung lama, maka publik berhak mengetahui sejauh mana upaya pencegahan dan penindakan yang selama ini dilakukan.

“Masyarakat sudah tidak heran jika yang sering tertangkap hanya pengguna atau kurir. Tetapi ketika bandar besar, selalu muncul cerita berbeda. Ini yang memunculkan persepsi negatif di tengah masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mempertanyakan kemungkinan terduga pelaku melarikan diri dari Pulau Masalembu sebelum penggerebekan.

Menurutnya, kondisi cuaca dan transportasi laut saat itu tidak memungkinkan adanya keberangkatan kapal maupun perahu menuju luar pulau.

“Kalau dibilang kabur ke luar daerah, bagaimana caranya. Saat itu cuaca buruk dan tidak ada kapal yang berangkat. Saya justru yakin yang bersangkutan masih berada di Masalembu,” tegasnya.

Sementara itu, Plt Kasi Humas Polres Sumenep, Kompol Widiarti, memastikan bahwa terduga pelaku saat ini masih dalam proses pengejaran.

“Dalam pengejaran,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi tim News9, Rabu (24/6/2026). ***

Tinggalkan Balasan