Warning: opendir(/home/omah2581/public_html/news9.id/wp-content/mu-plugins): Failed to open directory: Permission denied in /home/omah2581/public_html/news9.id/wp-includes/load.php on line 981
Korban Tabrak Lari Kritis, Polisi Didesak Segera Tangkap Pelaku - News 9
BeritaPeristiwa

Korban Tabrak Lari Kritis, Polisi Didesak Segera Tangkap Pelaku

45
×

Korban Tabrak Lari Kritis, Polisi Didesak Segera Tangkap Pelaku

Sebarkan artikel ini
Korban Tabrak Lari Kritis, Polisi Didesak Segera Tangkap Pelaku
FOTO: (ilustrasi) Korban tabrak lari di perempatan Pasar Desa Legung Timur. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Seorang perempuan bernama Rustini, warga Dusun Kalerker, Desa Dapenda, Kecamatan Batang-Batang, mengalami luka berat hingga kritis setelah menjadi korban tabrak lari di perempatan Pasar Desa Legung Timur.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 08.30 WIB.

Usai kejadian, korban langsung dilarikan ke RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep untuk mendapatkan penanganan medis akibat luka serius yang dideritanya.

Rusdi, keluarga korban, menjelaskan bahwa berdasarkan informasi yang dihimpun keluarga, pengendara sepeda motor yang diduga sebagai pelaku melaju dari arah timur ke barat.

Saat itu, korban baru hendak menaiki sepeda motornya. Namun, sebelum sempat berangkat, korban diduga terserempet kendaraan pelaku hingga terjatuh dan mengalami luka berat.

“Korban baru mau naik ke sepeda motor, lalu terserempet hingga tergeletak. Setelah itu pelaku langsung kabur meninggalkan korban,” ungkap Rusdi kepada media ini, Rabu (2/7/2026).

Ironisnya, bukannya berhenti memberikan pertolongan sebagaimana kewajiban setiap pengguna jalan, pelaku justru melarikan diri.

Sikap tersebut menuai kecaman dari pihak keluarga yang hingga kini masih menunggu kepastian hukum.

Menurut Rusdi, peristiwa itu terekam kamera CCTV dan telah dilaporkan kepada Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Sumenep.

“Kami meminta aparat penegak hukum Polres Sumenep segera mengungkap pelaku agar bertanggung jawab atas perbuatannya. Jangan sampai pelaku bebas berkeliaran sementara korban masih berjuang mendapatkan perawatan,” tegasnya.

Sementara itu, Banit Gakkum Polres Sumenep menyatakan bahwa kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan.

“Masih penyelidikan,” jawab singkatnya saat dikonfirmasi tim News9 pada Rabu (1/7/2026). ***

Tinggalkan Balasan