Dugaan Pemotongan Dana KIP Kuliah di UNIBA Madura, Orang Tua dan Mahasiswa Resah

- Redaktur

Kamis, 9 Januari 2025 - 15:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Universitas Bahaudin Mudhary Madura (UNIBA Madura), @by_News9.id

Foto: Universitas Bahaudin Mudhary Madura (UNIBA Madura), @by_News9.id

SUMENEP, News9 – Dugaan pemotongan dana Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di Universitas Bahaudin Mudhary Madura (UNIBA Madura) tahun 2023 kembali mencuat ke permukaan.

Kasus ini ramai diperbincangkan di media sosial, memicu keresahan di kalangan mahasiswa, orang tua, hingga masyarakat umum.

Program KIP di UNIBA terbagi dalam dua skema. Skema 1 mencakup biaya pendidikan Rp 2,4 juta dan biaya hidup Rp 2,4 juta per semester.

Sementara skema 2 hanya mencakup biaya pendidikan sebesar Rp 2,4 juta per semester. Namun, realisasi pencairan dana di lapangan justru jauh dari harapan.

Sejumlah mahasiswa melaporkan bahwa pada tahap pertama pencairan dana, mereka sama sekali tidak menerima bantuan yang seharusnya mereka dapatkan.

“Masalah ini sudah viral sejak tahun lalu. Banyak mahasiswa penerima KIP, terutama semester 1 tahun 2023, tidak menerima dana sama sekali. Pencairan pertama dikabarkan langsung diambil oleh oknum tertentu,” ungkap salah satu mahasiswa, Kamis (9/1/2024).

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa sejumlah pihak, mulai dari mahasiswa senior, ketua organisasi mahasiswa, hingga dosen, diduga memanfaatkan program ini untuk keuntungan pribadi.

Baca Juga:  Garda Satu Jatim Akan Dorong BSPS ke KPK

Mereka disebut meminta komisi atau memotong dana bantuan yang cair.

Beberapa penerima KIP yang memiliki hubungan dekat dengan oknum tersebut bahkan menerima dana penuh, tetapi tetap diminta memberikan “komisi” secara sukarela.

“Ada mahasiswa yang menyerahkan hingga Rp 1 juta atau lebih dari total dana yang diterima,” ungkap sumber lainnya.

Kasus ini memicu protes dari orang tua mahasiswa yang dilaporkan sempat mendatangi kampus untuk meminta klarifikasi.

Baca Juga:  Rp492 Juta Diduga Raib, Mahasiswa UNIBA Madura Pertanyakan Transparansi Dana KIP

Di sisi lain, isu tersebut sempat viral di media sosial seperti TikTok, meski kini mulai tenggelam.

Menanggapi isu itu, Rektor UNIBA Madura, Rahmad Hidayat, memberikan pernyataan melalui sebuah video klarifikasi yang sempat viral.

Baca Juga:  Perempuan 64 Tahun Ditemukan Lemas di Pinggir Sungai Daleman Sampang

Ia menegaskan bahwa pihak kampus tidak terlibat dalam dugaan pemotongan dana tersebut.

“Tidak ada satupun dari UNIBA yang meminta dana KIP mahasiswa. Jika ada yang melakukan itu, silakan laporkan kepada saya, dan saya akan melapor ke polisi,” tegasnya.

Rahmad juga mengimbau mahasiswa untuk tidak memberikan dana bantuan kepada oknum yang mengatasnamakan kampus.

“Dana itu adalah hak Anda. Jangan diberikan kepada pihak-pihak yang mengatasnamakan UNIBA,” pungkasnya.

Kasus tersebut kini menjadi sorotan publik, dengan harapan adanya transparansi dan tindakan tegas dari pihak terkait untuk menuntaskan masalah tersebut. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Oknum anggota kepolisian berpangkat Brigpol berinisial RS. @by_News9.id

PERISTIWA

Oknum Polisi Polsek Masalembu Diduga Sering Bolos

Selasa, 25 Agu 2026 - 10:20 WIB

FOTO: Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, bersama jajaran pemerintah daerah saat audiensi  dengan Kemenhub Republik Indonesia. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Pemkab Sumenep Perkuat Konektivitas Laut

Senin, 24 Agu 2026 - 15:14 WIB