BeritaPeristiwa

Laporan Pemotongan BSPS di Sumenep, Polisi Fokus Pulbaket untuk Ungkap Fakta

1018
×

Laporan Pemotongan BSPS di Sumenep, Polisi Fokus Pulbaket untuk Ungkap Fakta

Sebarkan artikel ini
Foto: Plt Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, S., SH. @by_News9.id
Foto: Plt Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, S., SH. @by_News9.id

SUMENEP, News9 – Tuduhan terkait pengkondisian sebesar Rp 200 juta yang menyeret nama Ainur Rahman, pelapor kasus dugaan pemotongan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Sumenep, ditegaskan sebagai informasi yang tidak benar.

Sebelumnya, dalam sebuah video klarifikasi yang beredar di grup WhatsApp dan akun TikTok Batu Kencana, Ainur Rahman dengan tegas membantah tuduhan tersebut.

“Saya dari ruang penyidik Pidkor Polres Sumenep menyatakan bahwa isu pengkondisian Rp 200 juta itu tidak benar,” ujar Ainur dalam video tersebut.

Narasi tersebut sebelumnya ramai dibahas publik, menyebutkan adanya pengkondisian terkait pelaksanaan program BSPS. Namun, Ainur menegaskan bahwa informasi itu tidak berdasar dan sepenuhnya hoaks.

“Saya meminta kepada publik untuk menunggu hasil penyelidikan resmi dari tim penyidik Pidkor Polres Sumenep. Semua proses akan berjalan sesuai prosedur, jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” tegasnya lagi.

Ainur juga mengingatkan bahwa program BSPS 2024 melibatkan ribuan penerima bantuan dari berbagai aspirator.

Oleh sebab itu, menurutnya, kesimpulan sepihak tanpa bukti adalah tindakan yang tidak bertanggung jawab.

“Saya berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terbukti kebenarannya. Serahkan saja kepada pihak berwenang untuk menyelesaikan kasus ini,” tambahnya.

Sementara itu, Plt Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, saat dikonformasi mengatakan bahwa pihaknya masih dalam tahap pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) terkait laporan dugaan pemotongan dana dalam program BSPS.

“Penyidik masih melakukan pengumpulan bahan keterangan,” jelas AKP Widiarti kepada News9.id pada Kamis (23/1/2025).

Hingga saat ini, pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap fakta terkait dugaan pemotongan dana BSPS di Kabupaten Sumenep.

Kasus tersebut menjadi perhatian publik, mengingat pentingnya transparansi dalam pelaksanaan program bantuan pemerintah.

Polres Sumenep diharapkan segera memberikan hasil investigasi resmi untuk mencegah keresahan di masyarakat akibat simpang siur informasi. ***

Tinggalkan Balasan

2