Miris! Warga Tinggal di Gubuk Reyot Dekat Rumah Kades, Bantuan Tak Pernah Menyentuh

- Redaktur

Rabu, 16 April 2025 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kondisi memprihatinkan salah satu warga di Desa Juluk yang hidup dalam gubuk tak layak huni. @by_News9.id

Foto: Kondisi memprihatinkan salah satu warga di Desa Juluk yang hidup dalam gubuk tak layak huni. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Pemerintah Desa Juluk, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Madura, menjadi sorotan publik.

Pasalnya, menyusul temuan kondisi memprihatinkan salah satu warganya yang hidup dalam gubuk tak layak huni.

Meski berbagai program bantuan perumahan dari pemerintah pusat telah digelontorkan selama bertahun-tahun.

Sadimin dan Hanna, meruapakan Pasutri warga Dusun Polay, Desa Juluk, yang hidup dalam kondisi penuh keterbatasan.

Rumah mereka hanya berdinding anyaman bambu (gedek) berukuran sekitar 5 meter persegi, tanpa atap yang layak, serta tanpa fasilitas sanitasi.

Baca Juga:  Komandan Kodim 0821/Lumajang Hadiri Pelantikan Pengurus PPDI Kabupaten Lumajang Masa Bakti 2025-2030

Untuk mandi, mereka hanya mengandalkan tumpukan batu bata sebagai alas.

Yang membuat miris, kondisi rumah mereka hanya berjarak sekitar satu kilometer dari kediaman Kepala Desa Juluk.

Sementara, akses infrastruktur jalan menuju lokasi cukup baik, beraspal dan lebar.

Hal itu justru semakin menonjolkan ketimpangan sosial yang terjadi di wilayah tersebut.

Lebih ironis lagi, selama belasan tahun pelaksanaan program bantuan seperti BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya) dan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni), Sadimin dan Hanna tidak pernah sekalipun menerima bantuan tersebut.

Baca Juga:  Yacht Australia Alami Kerusakan di Perairan Sumenep, Pasutri Terombang-ambing di Laut

Publik pun mulai mempertanyakan transparansi dan akurasi distribusi bantuan oleh Pemerintah Desa Juluk.

Upaya konfirmasi dari tim media kepada Kepala Desa Juluk tidak membuahkan hasil.

Dua kali kunjungan yang dilakukan hanya berakhir dengan alasan-alasan yang berubah.

“Sobung Pak, Pak Kades keluar,” ujar seorang perempuan yang ditemui pada siang hari.

Saat kunjungan kedua di malam hari, istri Kepala Desa menyampaikan alasan berbeda, “Sobung Pak Kalebun entar Tahlil.”

Baca Juga:  Jaga Kebersihan Makopolsek Laren Laksanakan Kurve Bersama

Sebab itu, semakin memperkuat dugaan publik akan lemahnya kinerja pemerintahan desa dalam menyalurkan bantuan secara adil dan tepat sasaran.

Situasi tersebut memicu keprihatinan banyak pihak.

Masyarakat berharap agar Pemerintah Kabupaten Sumenep serta instansi terkait segera turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme penyaluran bantuan sosial di Desa Juluk, demi memastikan bantuan benar-benar menyasar mereka yang paling membutuhkan. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Keikutsertaan Pemkab Madiun dalam Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2026. @by_News9.id

EKONOMI BISNIS

AOE 2026, Madiun Kenalkan Produk Lokal dan Potensi Investasi

Kamis, 27 Agu 2026 - 16:39 WIB

FOTO: Kapolsek Masalembu yang baru, IPTU Muhajirin, S.H., @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Kapolsek Baru Masalembu Jadi Harapan Warga

Kamis, 27 Agu 2026 - 16:27 WIB

Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto dalam forum Coffee Morning. @by_News9.id

DAERAH

AKBP Anang Gagas Kolaborasi Baru Jaga Kamtibmas

Kamis, 27 Agu 2026 - 13:40 WIB