Guru Honorer Terlibat Perdagangan Rokok Ilegal di Sapeken

- Editorial Team

Minggu, 25 Mei 2025 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: (ilustrasi) Najemi seorang guru honorer di SD Negeri Sapeken 5 yang terlibat perdagangan rokok ilegal di Sapeken. @by_News9.id

Foto: (ilustrasi) Najemi seorang guru honorer di SD Negeri Sapeken 5 yang terlibat perdagangan rokok ilegal di Sapeken. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Perdagangan rokok ilegal di Desa Sapeken, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Madura, kian merajalela dan terkesan dibiarkan.

Skandal yang diduga berlangsung lama itu lolos dari pantauan aparat penegak hukum (APH) setempat, memicu keresahan warga.

Dalam praktik haram tersebut, sejumlah nama disebut terlibat, antara lain Najemi, Yanti, dan dua orang lainnya.

Mirisnya, Najemi diketahui berstatus sebagai guru honorer di SD Negeri Sapeken 5.

“Mereka adalah aktor utama dalam bisnis ini. Semuanya terorganisir,” ungkap seorang warga Sapeken, sebut saja Fajar, kepada News9.id, Jumat (16/5).

Fajar menyebutkan bahwa rokok ilegal berbagai merek seperti Fullham, Novem, Connext, Hummer, dan Dalil dikemas serta disimpan di lokasi tertentu di desa.

Baca Juga:  Kuasa Hukum Bongkar Fakta Gelap, Bang Alief Dijadikan Tumbal Skandal Bank Jatim

Setiap kapal sandar di Pelabuhan Sapeken, lanjut dia, proses pengangkutan langsung dilakukan menuju wilayah Sulawesi melalui jalur laut.

“Sudah jadi pemandangan biasa. Kapal datang, rokok langsung diangkut. Ini jelas merugikan negara dari sisi cukai,” bebernya.

Fajar bersama warga setempat mendesak pihak kepolisian dan Bea Cukai untuk segera bertindak tegas.

Baca Juga:  Sinergi TNI-Polri, Satgas TMMD ke-123 Kodim 0821/Lumajang Kompak Persiapkan Material untuk Tugu Brawijaya

Mereka menilai pembiaran tersebut mencerminkan lemahnya pengawasan dan penegakan hukum.

“Kami butuh langkah nyata. Jangan sampai hukum hanya tajam ke bawah, tumpul ke atas,” tegas warga lainnya.

Sementara itu, pihak-pihak yang disebut terlibat hingga kini belum memberikan keterangan jelas.

Baca Juga:  Tim Kuasa Hukum PT Bratapos Resmi Laporkan Dugaan Intimidasi Wartawan ke Polres Rembang

Najemi dan rekan-rekannya tidak merespons konfirmasi meski pesan WhatsApp yang dikirim terlihat centang dua. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Sampang Ringkus Menantu Yang Habisi Nyawa Mertuanya
Polresta Sumenep Sita Bukti Kasus Dugaan Penebangan Liar
Polisi Rekonstruksi Dugaan Pembunuhan Wanita yang Ditemukan dalam Sumur
Kasus Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Tinggal Tunggu Penetapan Tersangka
Sudah Jadi Tersangka, Perkara Mantan Legislator Sumenep Belum Dilimpahkan
Chat Terbongkar, Pelaku Perkosaan dan Cabul Anak Diringkus Polisi
Kasus Dugaan Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Belum Ada Kepastian Hukum
Sekjen PPMI Nasional Soal Vonis Banding Kasus Andrie Yunus: Ada Cawe-cawe Militer
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 14:28 WIB

Polres Sampang Ringkus Menantu Yang Habisi Nyawa Mertuanya

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03 WIB

Polresta Sumenep Sita Bukti Kasus Dugaan Penebangan Liar

Sabtu, 19 September 2026 - 11:55 WIB

Polisi Rekonstruksi Dugaan Pembunuhan Wanita yang Ditemukan dalam Sumur

Jumat, 18 September 2026 - 12:52 WIB

Kasus Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Tinggal Tunggu Penetapan Tersangka

Sabtu, 12 September 2026 - 21:05 WIB

Sudah Jadi Tersangka, Perkara Mantan Legislator Sumenep Belum Dilimpahkan

Berita Terbaru