DAERAH

Hari Jadi Lamongan ke-456, Kapolres Lamongan Hadiri Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Leluhur

219
×

Hari Jadi Lamongan ke-456, Kapolres Lamongan Hadiri Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Leluhur

Sebarkan artikel ini
Foto: Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto, saat ziarah dan tabur bunga dimakam leluhur. @by_News9.id
Foto: Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto, saat ziarah dan tabur bunga dimakam leluhur. @by_News9.id

LAMONGAN, NEWS9 – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-456 Tahun 2025, Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto, S.I.K., M.H. menghadiri kegiatan Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Leluhur pada Minggu (25/05/2025).

Kegiatan tersebut berlangsung di Makam Mbah Sabilan, Kelurahan Tumenggungan, Kecamatan/Kabupaten Lamongan, dan dihadiri sekitar 200 orang.

Hadir dalam kegiatan antara lain Bupati Lamongan Dr. H. Yuhronur Efendi, MBA, Wakil Bupati Dirham Akbar Aksara, S.T., B.Eng., M.Sc., Ketua DPRD Lamongan Mukhammad Freddy Wahyudi, Sekda Lamongan Drs. M. Nalikan, MM, Dandim 0812 Lamongan Letkol Arm Ketut Wira Purbawan, S.IP., M.Han, Ketua TP-PKK Hj. Anis Kartikawati Yuhronur Efendi, serta jajaran Forkopimda dan pejabat terkait lainnya.

Baca Juga:  Wujudkan Ketahanan Pangan, Kalapas Arjasa Kontrol Sarana Asimilasi dan Edukasi

Rangkaian kegiatan diawali dengan perjalanan dari Guest House menuju lokasi makam. Setibanya di Makam Mbah Sabilan, dilakukan pembacaan sejarah singkat mengenai Mbah Sabilan yang merupakan Patih dari Bupati ke-3 Lamongan, Raden Panji Puspa Kusuma, pada sekitar tahun 1640-1665.

Kisah Mbah Sabilan dikenal erat dengan tradisi melamar yang dilakukan oleh pihak perempuan serta simbol dua genuk dan dua tikar yang hingga kini menjadi ikon di Masjid Agung Lamongan.

Usai pembacaan sejarah, dilanjutkan pembacaan doa dan tabur bunga yang dipimpin langsung oleh Bupati Lamongan beserta jajaran Forkopimda.

Baca Juga:  DKPP Lumajang Gelar Pemeriksaan Hewan Kurban di Lapak Penjualan Hewan Kurban Pemilik Keluhkan Turunnya Pembeli

Kegiatan kemudian berlanjut ke Makam Mbah Punuk dan Makam Mbah Lamong untuk prosesi serupa.

Pada Makam Mbah Lamong, kembali disampaikan sejarah singkat mengenai sosok Ronggo Hadi atau Tumenggung Surajaya yang diwisuda menjadi Adipati Lamongan pertama pada 26 Mei 1569 oleh Sunan Giri IV.

Mbah Lamong dikenal sebagai sosok penuh kasih sayang yang berperan penting dalam menyebarkan ajaran Islam dan pembangunan Kabupaten Lamongan.

Bupati Lamongan dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat untuk meneladani semangat dan perjuangan para leluhur, serta menjaga kebersamaan dalam membangun Lamongan yang lebih baik.

Baca Juga:  Pengecoran Jalan TMMD ke-123 Memasuki Tahap Akhir, Satgas dan Warga Tetap Semangat di Tengah Puasa

Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto, S.I.K., M.H. menambahkan, “Ziarah dan tabur bunga ini menjadi wujud penghormatan kita kepada para leluhur. Semoga nilai-nilai yang diwariskan dapat menjadi semangat dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta membangun sinergitas antara TNI-Polri, pemerintah, dan masyarakat Lamongan.”

Kegiatan ditutup dengan pembacaan doa, pemotongan tumpeng, foto bersama, dan ramah tamah.

Dengan kegiatan ini, diharapkan semangat persatuan dan nilai-nilai luhur dari para leluhur dapat terus menjadi inspirasi dalam memajukan Kabupaten Lamongan. ***

Gambaran Konsep Maha Raya Festival Sumenep 2026
OPINI

Jalan Raya sebagai Ruang Penciptaan Karya Tari OPININEWS9 – Maha Raya Festival Sumenep 2026 mengusung gagasan baru dalam dunia seni pertunjukan. Festival ini menempatkan jalan raya sebagai ruang penciptaan karya…