Belasan Santri Jadi Korban, DPRD Sumenep Desak Penindakan Tokoh Agama Cabul

- Redaktur

Senin, 9 Juni 2025 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Wahyudi, S.Sos., Anggota DPRD Kabupaten Sumenep dari daerah pemilihan (dapil) Arjasa, @by_News9.id

FOTO: Wahyudi, S.Sos., Anggota DPRD Kabupaten Sumenep dari daerah pemilihan (dapil) Arjasa, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Anggota DPRD Kabupaten Sumenep dari daerah pemilihan Arjasa, Wahyudi, S.Sos., menyuarakan kemarahan dan keprihatinan atas dugaan tindakan asusila yang dilakukan oleh SN (53), seorang tokoh agama sekaligus Ketua Yayasan Darul Abrar di Desa Angkatan, Kecamatan Arjasa, Sumenep.

Dalam pernyataan resminya kepada media, Wahyudi mengecam keras aksi bejat yang diduga dilakukan oleh pelaku.

Ia menegaskan bahwa perbuatan tersebut tidak hanya mencederai hukum, tetapi juga meninggalkan luka psikologis mendalam bagi para korban yang masih di bawah umur.

“Pelaku harus dihukum seberat-beratnya. Ini bukan sekadar pelanggaran hukum, tapi pengkhianatan terhadap kepercayaan masyarakat. Tindakannya menyebabkan trauma berkepanjangan bagi korban. Dengan tegas saya minta yayasan tersebut ditutup permanen!” ujar Wahyudi, Sabtu (7/6/2025).

Politikus muda itu juga menyampaikan bahwa dirinya telah mengambil langkah cepat untuk memastikan keberlanjutan pendidikan para korban.

Ia mengaku telah berkoordinasi langsung dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep untuk memfasilitasi pemindahan para santri ke lembaga pendidikan lain yang lebih aman dan layak.

“Nasib pendidikan para korban menjadi prioritas. Saya sudah minta Dinas Pendidikan untuk segera mengevakuasi mereka ke tempat yang benar-benar melindungi dan mendidik, bukan malah mencederai,” tegasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh tim media, dugaan pencabulan dilakukan SN di rumahnya sendiri yang juga berfungsi sebagai lokasi operasional yayasan.

Baca Juga:  Mayat Terapung di Pantai Ambulung Diduga Korban Laka Laut

Ironisnya, yayasan yang seharusnya menjadi tempat pembinaan moral justru dijadikan kedok untuk melancarkan aksi keji.

Korban sementara diduga mencapai belasan anak, dengan rentang usia 14 hingga 16 tahun.

Mereka merupakan santri yang tinggal, belajar, dan sepenuhnya berada di bawah pengasuhan yayasan tersebut.

Baca Juga:  Sindikat Curanmor di Batu Putih Kembali Diringkus Polisi

Warga sekitar yang mengetahui dugaan tersebut merasa geram dan mendesak aparat penegak hukum bertindak cepat dan tegas tanpa pandang bulu.

“Kami serahkan ke polisi, tapi jangan sampai dibiarkan berlarut. Ini menyangkut masa depan anak-anak,” ujar salah satu tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif dan pendalaman kasus.

Kasus tersebut menjadi sorotan, terlebih karena menyangkut institusi keagamaan yang selama ini dianggap sebagai pilar moral masyarakat. ***

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bandar Narkoba Masalembu Melarikan Diri ke Malaysia
Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram
Program Lisdes di Batang-Batang Daya Berujung Laporan Polisi
Dituduh Curi Emas, HP Dirampas: Siasat Culas Kanit Reskrim Polsek Masalembu
ASN DPUTR Sumenep Diduga Aniaya Warga, Korban Malah Dilaporkan Balik
Berawal dari Stalking Medsos, Perempuan Diduga Dianiaya Istri Mantan Kekasih hingga Dibawa Keliling
Kuasa Hukum Pekerja Menangkan Gugatan, Atas Pemecatan Sepihak Oleh PT Sukanda Djaya
Dua Laporan, Satu Terlapor: Penyidikan Polsek Masalembu Diduga Sarat Kejanggalan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Bandar Narkoba Masalembu Melarikan Diri ke Malaysia

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:45 WIB

Program Lisdes di Batang-Batang Daya Berujung Laporan Polisi

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:40 WIB

Dituduh Curi Emas, HP Dirampas: Siasat Culas Kanit Reskrim Polsek Masalembu

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:14 WIB

ASN DPUTR Sumenep Diduga Aniaya Warga, Korban Malah Dilaporkan Balik

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Moh. Syaiful Anam alias Nanang, terduga bandar narkoba di wilayah Masalembu. @by_News9.id

HUKRIM

Bandar Narkoba Masalembu Melarikan Diri ke Malaysia

Kamis, 13 Agu 2026 - 10:49 WIB

FOTO: Barang bukti narkotika jenis sabu hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026. @by_News9.id

HUKRIM

Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram

Kamis, 13 Agu 2026 - 09:38 WIB