Mahasiswa PMII Sumenep Desak Pimpinan BRI Cabang Bongkar Dugaan Penipuan Pensiun

- Redaksi

Kamis, 23 April 2026 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Mahasiswa dari PMII Komisariat UNIJA saat melakukan aksi demonstrasi. @by_News9.id

FOTO: Mahasiswa dari PMII Komisariat UNIJA saat melakukan aksi demonstrasi. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Aksi demonstrasi puluhan mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Wiraraja (UNIJA) memanas di depan Kantor Bank BRI Cabang Sumenep, Kamis (23/4).

Massa membakar ban di tengah jalan sebagai simbol protes keras terhadap dugaan kasus penipuan yang menyeret nasabah pensiunan.

Aksi yang dikomandoi Koordinator Lapangan Ibnu Aljazari itu berlangsung di bawah pengawalan ketat aparat keamanan.

Baca Juga:  Relevansi 'The Right Man On The Right Place' di Era AI dan Polemik Ketenagakerjaan Indonesia

Kepulan asap hitam dari ban terbakar sempat menutup pandangan di sekitar lokasi dan mengundang perhatian pengguna jalan yang melintas.

Dalam orasinya, Ibnu menegaskan kekecewaan mahasiswa terhadap sikap manajemen BRI yang dinilai lamban dan tidak serius menangani persoalan tersebut.

“Kami kecewa. BRI terkesan tidak serius. Pembakaran ban ini adalah bentuk kemarahan kami,” tegasnya di hadapan massa aksi.

Ketegangan meningkat ketika perwakilan pihak bank mencoba menemui demonstran. Namun, massa menolak dialog dan bersikeras hanya ingin bertemu langsung dengan pimpinan cabang.

“Kami tidak mau diwakili. Pimpinan cabang harus turun langsung dan memberikan penjelasan,” lanjut Ibnu dengan nada tegas.

Aksi tersebut dipicu dugaan penipuan dan penyalahgunaan jabatan dalam proses pinjaman dengan jaminan Surat Keputusan (SK) pensiun.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Sidak Pasar Anom Jelang Ramadan

Praktik tersebut diduga telah merugikan sejumlah nasabah, terutama terkait pemotongan gaji pensiun yang masih berjalan.

Mahasiswa menilai, hingga kini belum ada langkah tegas dari manajemen BRI Cabang Sumenep, termasuk penghentian pemotongan terhadap korban yang terdampak.

Baca Juga:  Si Jago Merah Lahap Kandang, 11 Ribu Ayam Mati Terpanggang

Setelah sempat memanas, situasi berangsur kondusif dan massa akhirnya bersedia masuk ke dalam kantor untuk melakukan dialog langsung dengan pimpinan cabang BRI Sumenep guna menuntut kejelasan dan pertanggungjawaban atas kasus tersebut. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru