LUMAJANG, News9 – Ratusan relawan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Lumajang, Indah-Yudha, bersama partai koalisi pengusung, memadati Jl. HOS Cokroaminoto dalam acara “Lumajang Bersholawat” pada Minggu (17/11/2024) malam.
Dipandu Majelis Rijalul Mukhlisin (MRM), lantunan syair sholawat menggema, menandai semangat dukungan bagi paslon No. 02 menjelang Pilkada Serentak 27 November 2024.
Acara dimulai dengan doa bersama, dilanjutkan sambutan dari Bunda Indah, sapaan akrab Hj. Indah Amperawati Masdar.
Dalam orasinya, Bunda Indah menguraikan visi-misinya, termasuk program unggulan “Dana Dusun” yang memberikan kewenangan kepada masyarakat desa untuk merencanakan dan mengelola pembangunan secara mandiri.
“Dengan Dana Dusun, kami ingin masyarakat desa lebih aktif dalam pembangunan dan memiliki rasa kepemilikan yang lebih besar terhadap daerahnya,” tegas Bunda Indah, yang malam itu tampil mengenakan kerudung merah khasnya.
Selain itu, Bunda Indah juga berjanji meningkatkan pelayanan perizinan yang lebih mudah dan murah, serta mendirikan balai pelatihan kerja untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Lumajang.
“Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan publik yang lebih baik dan fokus pada pemerataan kesejahteraan melalui pengembangan SDM, termasuk pendirian balai pelatihan kerja,” tambahnya.
Acara berlangsung khidmat dan penuh semangat. Para simpatisan yang mengenakan atribut paslon, seperti kaos dan bendera, mengacungkan dua jari sambil bersholawat, menciptakan pesan politik yang kuat.
Eka, salah seorang warga Swandak yang hadir, mengaku terkesan dengan acara tersebut.
Ia menilai program unggulan Dana Dusun paslon Indah-Yudha dapat memberikan dampak nyata, terutama untuk pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi.
“Kami datang bukan untuk hiburan, tapi untuk menunjukkan kepercayaan kami pada pasangan Indah-Yudha. Program Dana Dusun sangat relevan untuk masyarakat,” ujarnya.
Pasangan Indah-Yudha dianggap sebagai kombinasi pemimpin visioner dan milenial yang mampu menjaga keseimbangan antara inovasi dan nilai-nilai keagamaan.
“Pemimpin seperti mereka tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki pijakan spiritual dan moral yang kuat. Ini penting untuk menjaga kesejahteraan masyarakat sekaligus melestarikan budaya,” tutup seorang relawan.
Acara ditutup dengan penuh sukacita, semakin memperkuat dukungan masyarakat kepada paslon No. 02 di tengah persaingan Pilkada Lumajang 2024. ***













>