Koorwil V GMKI Jatim: Bank Indonesia Tidak Serius Menyelamatkan Rupiah

- Redaktur

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Koordinator Wilayah V GMKI (Jawa Timur–Bali-Nusa Tenggara Barat), Blaise Clements, @by_News9.id

FOTO: Koordinator Wilayah V GMKI (Jawa Timur–Bali-Nusa Tenggara Barat), Blaise Clements, @by_News9.id

SURABAYA, NEWS9 – Koordinator Wilayah V GMKI (Jawa Timur–Bali-Nusa Tenggara Barat), Blaise Clements, menilai pelemahan nilai tukar rupiah yang terus terjadi menunjukkan kegagalan Bank Indonesia dalam menjalankan mandat utamanya menjaga stabilitas nilai mata uang nasional.

Menurut Blaise, di tengah berbagai tantangan ekonomi global, Pemerintah melalui Kementerian Keuangan Republik Indonesia telah menunjukkan langkah yang tepat dan terukur dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional melalui kebijakan fiskal yang adaptif dan disiplin. Namun upaya tersebut tidak diimbangi dengan kebijakan moneter yang kuat dari Bank Indonesia.

“Kami melihat Pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah bekerja secara optimal dalam menjaga fondasi ekonomi nasional melalui berbagai instrumen fiskal. Namun sangat disayangkan, kinerja tersebut tidak didukung secara maksimal oleh Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah,” tegas Blaise Clements, Minggu (7/6/2026).

Blaise menyampaikan kritik keras terhadap Bank Indonesia yang dinilai tidak mampu menjaga kepercayaan pasar terhadap rupiah.

Baca Juga:  Tekan Beban Belanja Pegawai, Bupati Sumenep Genjot Pendapatan Asli Daerah

Menurutnya, pelemahan mata uang nasional tidak boleh dianggap sebagai fenomena biasa karena berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat, biaya produksi industri, hingga stabilitas ekonomi nasional.

“Bank Indonesia tidak boleh hanya menjadi penonton ketika rupiah terus mengalami tekanan. Sebagai otoritas moneter, BI memiliki instrumen dan kewenangan yang besar untuk melakukan intervensi serta menjaga stabilitas nilai tukar. Sikap pasif justru akan memperburuk sentimen pasar,” lanjutnya.

Atas kondisi tersebut, Blaise mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Bank Indonesia.

Baca Juga:  Upaya Humanis Babinsa Kedungrejo Tanamkan Jiwa Patriotisme Melalui Wasbang di SDN Kedungrejo 02

Ia bahkan meminta agar dilakukan pergantian terhadap seluruh jajaran yang dinilai tidak mampu menjalankan tugas secara efektif.

“Kami mendesak Presiden Prabowo untuk melakukan evaluasi total terhadap Bank Indonesia. Jika memang diperlukan, pergantian seluruh jajaran harus menjadi opsi yang dipertimbangkan demi mengembalikan kepercayaan publik dan menjaga stabilitas ekonomi nasional,” ujarnya.

GMKI Korwil V menegaskan bahwa Bank Indonesia harus mengambil langkah-langkah yang lebih progresif, responsif, dan terukur dalam menghadapi tekanan terhadap rupiah.

Baca Juga:  Pendampingan Posyandu, Upaya Meningkatkan Kesehatan Balita di Burno

Stabilitas nilai tukar merupakan salah satu fondasi penting bagi keberlangsungan pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Bank Indonesia tidak boleh pasif. Ketika rupiah melemah, yang terdampak bukan hanya angka-angka di pasar keuangan, tetapi juga kehidupan masyarakat sehari-hari. Karena itu, BI harus hadir dengan kebijakan yang nyata, cepat, dan efektif,” tutup Blaise Clements. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalan Batu Guluk–Pandeman Kini Mulus, Warga Kangean Tak Lagi Susah Melintas
Kapolresta Sumenep Salurkan Bantuan Kemanusiaan Korban Gempa NTT
Kapolresta Banyuwangi Bangun Soliditas Lewat Coffee Morning, Tekankan Peran Pemimpin dan Orang Tua
Aplikasi “Panglima” SMKN Ihya’ Ulumudin Jadi Jembatan Alumni dan Sekolah
Desil DTSEN BPS Probolinggo Jelaskan Tak Ditentukan Satu Indikator
HUT RI ke-81 di Masalembu: Merdeka dalam Seremoni, Terjajah oleh Ketertinggalan
Perubahan APBD 2026 Sumenep: Pendapatan Turun Rp175,16 Miliar, Belanja Modal Justru Naik Rp46,18 Miliar
Nilai Sempurna, Bocah 5 Tahun Asal Sumenep Juara 1 VENUS Kompetisi Sains
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:20 WIB

Jalan Batu Guluk–Pandeman Kini Mulus, Warga Kangean Tak Lagi Susah Melintas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:09 WIB

Kapolresta Sumenep Salurkan Bantuan Kemanusiaan Korban Gempa NTT

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:37 WIB

Kapolresta Banyuwangi Bangun Soliditas Lewat Coffee Morning, Tekankan Peran Pemimpin dan Orang Tua

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:05 WIB

Aplikasi “Panglima” SMKN Ihya’ Ulumudin Jadi Jembatan Alumni dan Sekolah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:14 WIB

Desil DTSEN BPS Probolinggo Jelaskan Tak Ditentukan Satu Indikator

Berita Terbaru

FOTO: Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, bersama jajaran pemerintah daerah saat audiensi  dengan Kemenhub Republik Indonesia. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Pemkab Sumenep Perkuat Konektivitas Laut

Senin, 24 Agu 2026 - 15:14 WIB

FOTO: H. Gufron, saat proses pembelian dengan pemeriksaan dan penilaian kualitas tembakau di gudang utama Haswal Group. @by_News9.id

EKONOMI BISNIS

Siap Serap Hasil Panen Tembakau, Haswal Group Buka Pembelian Perdana

Senin, 24 Agu 2026 - 14:51 WIB