BeritaPeristiwa

Lansia Pikun di Malang Hilang 5 Hari

949
×

Lansia Pikun di Malang Hilang 5 Hari

Sebarkan artikel ini
Lansia Pikun di Malang Hilang 5 Hari
FOTO: Samiran (berkopiah) yang tinggal di Dusun Mulyosari RT 21 RW 08, Desa Donomulyo, Kabupaten Malang, dilaporkan hilang sejak Senin, 8 September 2025. (Aryanti for Baca Malang). @by_News9.id

MALANG, NEWS9 – Seorang warga lanjut usia bernama Samiran, asal Dusun Mulyosari RT 21 RW 08, Desa Donomulyo, Kabupaten Malang, dilaporkan hilang sejak Senin, 8 September 2025.

Hingga hari ini, keberadaan pria berusia lanjut itu belum juga diketahui.

Samiran diketahui mengalami kondisi pikun, meski secara fisik masih cukup lincah.

Ia terakhir terlihat berjalan kaki di sekitar rumahnya dengan mengenakan kaos lusuh dan celana pendek cokelat pudar. Namun, sejak saat itu ia tak kunjung pulang.

Keluarga yang menyadari kepergian Samiran langsung berinisiatif melakukan pencarian bersama warga sekitar.

Laporan resmi juga telah disampaikan kepada pihak kepolisian, sementara sejumlah relawan ikut turun tangan membantu pencarian di wilayah desa dan sekitarnya.

Aryanti, putri dari Samiran, mengaku sangat cemas dengan kondisi ayahnya.

“Kami sempat panik karena bapak tidak biasanya pergi jauh. Semoga cepat ditemukan dalam keadaan selamat,” ujarnya kepada News9.id, Senin (15/9/2025).

Selain upaya pencarian langsung, keluarga juga memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan informasi.

Di grup Facebook Donomulyo, keluarga membagikan unggahan berisi doa agar Samiran segera pulang.

Dalam unggahan itu tertulis, “Ya Allah Mbah kung mugo-mugo diparingi eleng, gek wangsul. Pon 5 hari lo dereng enten titik terang. Nyuwun pandongane dulur, mugi-mugi paringi eleng omah, gek wangsul.

Peristiwa itu menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap anggota keluarga lanjut usia, khususnya yang mengalami kondisi pikun.

Solidaritas warga dan kepedulian bersama diharapkan dapat membantu menemukan Samiran dalam keadaan selamat. ***

Tinggalkan Balasan

>