Aduan Dugaan Korupsi Banyuwangi Mulai Disorot Pusat, IWB Klaim Terima Respons Kementerian dan KPK

- Redaksi

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Aksi warga Banyuwangi di Jakarta. @by_News9.id

FOTO: Aksi warga Banyuwangi di Jakarta. @by_News9.id

BANYUWANGI, NEWS9 – Gelombang aksi warga Banyuwangi di Jakarta berbuah respons cepat.

Laporan dugaan korupsi yang diajukan masyarakat Banyuwangi kini mulai terlihat dan masuk radar pemerintah pusat dan lembaga penegak hukum.

Ketua Info Warga Banyuwangi (IWB), Abi Arbain, menyatakan pihaknya telah menerima konfirmasi dari sejumlah kementerian hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, tidak lama setelah aksi digelar di Jakarta.

Abi menyebut, komunikasi tersebut berlangsung melalui sambungan telepon dari pihak-pihak yang berkaitan langsung dengan laporan yang sebelumnya telah disampaikan secara resmi.

“Ini menjadi sinyal bahwa laporan kami tidak diabaikan. Ada respons dan atensi dari pusat,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).

Ia menegaskan, laporan yang diajukan IWB bukan sekadar aspirasi tanpa dasar, melainkan telah dilengkapi dengan dokumen, kronologi kejadian, serta bukti pendukung yang dinilai layak untuk ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum.

“Kami datang dengan data. Semua sudah kami siapkan secara sistematis, sehingga dapat diuji secara hukum,” kata Abi.

Meski demikian, IWB memastikan tidak akan mencampuri proses hukum yang berjalan.

Baca Juga:  Agenda Peninjauan Setempat Gagal, Warga Pakel Kecewa! 

Menurutnya, langkah pengawalan yang dilakukan bersifat moral dan publik, tanpa intervensi terhadap kewenangan lembaga penegak hukum.

“Pengawalan tetap kami lakukan, tapi proses sepenuhnya kami serahkan kepada aparat. Profesionalitas dan objektivitas harus dijaga,” tegasnya.

Lebih lanjut, Abi menyoroti pentingnya transparansi dalam penanganan kasus tersebut.

Baca Juga:  Geruduk Kantor Dewan, DPC GMNI Sampang Tolak Kenaikan PPN 12%

Dia menilai, jika dugaan yang dilaporkan terbukti, maka penanganannya harus terbuka sebagai bentuk akuntabilitas kepada publik.

Abi juga membandingkan dengan sejumlah daerah di sekitar Banyuwangi seperti Jember, Bondowoso, dan Situbondo yang sebelumnya telah tersentuh pengungkapan kasus korupsi.

“Prinsipnya sederhana, hukum tidak boleh tebang pilih. Jika ada indikasi, harus diusut tanpa pengecualian,” ujarnya.

IWB berharap, proses yang berjalan tidak hanya berhenti pada penindakan, tetapi juga mampu mendorong perbaikan sistem tata kelola pemerintahan di daerah.

“Ini momentum untuk pembenahan. Jangan hanya berhenti pada kasus, tapi juga memperbaiki sistem agar praktik serupa tidak terulang,” imbuhnya.

Di akhir pernyataannya, Abi menyatakan optimisme bahwa aparat penegak hukum akan bekerja secara profesional dan berani mengungkap fakta.

“Tidak ada yang mustahil diungkap selama ada bukti. Siapa pun yang terlibat harus diproses demi keadilan,” pungkasnya. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kunjungan Menhut RI Ke Kawasan Bromo Didampingi Kapolres Lumajang
Tradisi Bahari Meriahkan Hari Jadi Sumenep, Bupati Fauzi Ajak Warga Ramaikan Lomba Dayung Sampan
Air Jadi Persoalan, Babinsa Kawal Pembangunan Tandon untuk Warga Pamekasan
Lomba Masak Mie di Pemkab Sumenep Perkuat Kekompakan ASN dan Forkopimda
Mahameru Lantas Warnai HUT ke-81 RI, Satlantas Polresta Sumenep Tebar Edukasi dan Bagikan Bendera Merah Putih
Tujuh Fraksi DPRD Sumenep Desak Pemkab Segera Tindaklanjuti Aspirasi Warga Hasil Reses III
Pimpinan DPRD Sumenep Kecewa, Nilai Bupati Abaikan Surat Terkait Ketidakhadiran Kepala OPD
Tragedi Kebakaran KM Mutiara Sentosa II, Menhub RI Temui Bupati Sumenep
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Kunjungan Menhut RI Ke Kawasan Bromo Didampingi Kapolres Lumajang

Senin, 10 Agustus 2026 - 03:48 WIB

Tradisi Bahari Meriahkan Hari Jadi Sumenep, Bupati Fauzi Ajak Warga Ramaikan Lomba Dayung Sampan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Air Jadi Persoalan, Babinsa Kawal Pembangunan Tandon untuk Warga Pamekasan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Lomba Masak Mie di Pemkab Sumenep Perkuat Kekompakan ASN dan Forkopimda

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Mahameru Lantas Warnai HUT ke-81 RI, Satlantas Polresta Sumenep Tebar Edukasi dan Bagikan Bendera Merah Putih

Berita Terbaru