BeritaDaerah

AMPAS dan PT Garam Perkuat Sinergi, Target Swasembada Garam 2027

84
×

AMPAS dan PT Garam Perkuat Sinergi, Target Swasembada Garam 2027

Sebarkan artikel ini
AMPAS dan PT Garam Perkuat Sinergi, Target Swasembada Garam 2027
FOTO: Aliansi Masyarakat dan Pemuda Sampang (AMPAS) menjalin sinergi dengan PT Garam (Persero). @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Aliansi Masyarakat dan Pemuda Sampang (AMPAS) menjalin sinergi dengan PT Garam (Persero) untuk mendukung percepatan program swasembada garam nasional yang ditargetkan tercapai pada 2027.

Kolaborasi ini ditegaskan dalam pertemuan di kantor PT Garam Manyar, Gresik, sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor produksi garam nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani, Kamis (23/4).

Ketua Umum AMPAS, Moh. Agus Efendi, menyatakan gerakan tersebut berangkat dari aspirasi masyarakat, khususnya di Kabupaten Sampang, yang menginginkan kemandirian sektor garam.

Ia menekankan bahwa dukungan terhadap program pemerintah harus diwujudkan melalui langkah konkret di lapangan.

“Kami hadir bukan karena kepentingan kelompok atau elit tertentu, tetapi sebagai representasi suara rakyat yang menginginkan kemandirian garam nasional benar-benar terwujud,” ujarnya.

Menurut Agus, kunci pencapaian swasembada terletak pada optimalisasi lahan pegaraman, peningkatan kualitas produksi, serta tata kelola industri yang profesional.

AMPAS, kata dia, juga mendorong pengelolaan lahan oleh negara melalui PT Garam sebagai BUMN strategis di sektor tersebut.

Sementara itu, Sekretaris Direksi PT Garam (Persero), Indra Kurniawan, menyambut positif dukungan dari AMPAS.

Ia menilai inisiatif tersebut sejalan dengan program pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan industri garam nasional.

“Semangat yang dibawa AMPAS sejalan dengan misi perusahaan dan agenda pemerintah dalam mewujudkan swasembada garam,” kata Indra.

Dalam pertemuan tersebut, AMPAS menyampaikan sejumlah komitmen, antara lain mendukung penuh program swasembada garam 2027, mendorong pengelolaan lahan secara profesional oleh PT Garam, menolak intervensi yang dinilai merugikan kepentingan publik, serta mengawal kebijakan pemerintah yang berpihak pada petani garam.

Sinergi ini diharapkan menjadi langkah awal yang konkret dalam memperkuat produksi dalam negeri, mengurangi ketergantungan impor, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, khususnya di Sampang. ***

Tinggalkan Balasan

>