BeritaPendidikan

Baznas Sumenep Bersama Ponpes Zainur Ridla Santuni 100 Anak Yatim di Sapudi

309
×

Baznas Sumenep Bersama Ponpes Zainur Ridla Santuni 100 Anak Yatim di Sapudi

Sebarkan artikel ini
FOTO: Baznas Kabupaten Sumenep bekerja sama dengan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Zainur Ridla Nonggunong saat memberikan santunan kepada 100 anak yatim. @by_News9.id
FOTO: Baznas Kabupaten Sumenep bekerja sama dengan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Zainur Ridla Nonggunong saat memberikan santunan kepada 100 anak yatim. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumenep bekerja sama dengan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Zainur Ridla Nonggunong memberikan santunan kepada 100 anak yatim pada peringatan 10 Muharram 1447 Hijriah.

Kegiatan berbagi berkah itu digelar di halaman Pondok Pesantren Zainur Ridla, Pulau Sapudi, Sumenep, bertepatan dengan doa bersama dalam rangka memperingati hari yang dikenal sebagai lebarannya anak yatim.

Ketua Baznas Kabupaten Sumenep, Ahmad Rahman, mengatakan bahwa santunan ini merupakan bagian dari program rutin Baznas setiap bulan Muharram.

Pihaknya berkomitmen untuk menyalurkan amanah umat melalui program santunan anak yatim dan kaum dhuafa di berbagai wilayah Kabupaten Sumenep.

“Bulan Muharram adalah bulan penuh keutamaan dan keberkahan. Karena itu, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim agar mereka juga bisa merasakan kegembiraan,” ujar Rahman.

Ia berharap santunan tersebut bermanfaat dan dapat menghadirkan senyum di wajah anak-anak yatim dan dhuafa.

“Mudah-mudahan bisa membuat mereka tersenyum dan merasa bahagia,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Ustaz Ach. Hadari Karim, mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah mendukung kegiatan tersebut.

Dia juga mengapresiasi kerja sama Baznas Kabupaten Sumenep dengan Pondok Pesantren Zainur Ridla yang telah terjalin sejak 2022.

“Semoga para donatur diberikan rezeki yang melimpah, dicatat sebagai amal jariyah, dan ke depannya bisa terus berbagi,” tuturnya.

Ustaz Hadari menambahkan, kegiatan santunan itu diharapkan memotivasi anak-anak yatim agar tetap semangat menatap masa depan meski tanpa kehadiran orang tua.

“Kami ingin anak-anak ini merasa diperhatikan dan tidak kehilangan semangat untuk meraih cita-cita,” pungkasnya.

Acara santunan yang dihadiri oleh Pengasuh Pondok Pesantren, dewan guru, para wali santri, simpatisan, serta 100 anak yatim dari berbagai jenjang PAUD/TK, SD/MI, hingga SMP/MTs se-Pulau Sapudi ini diawali dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Pengasuh Pesantren. ***

Tinggalkan Balasan

>