BeritaDaerah

Bupati dan Wabup Lumajang Lepas Ratusan Peserta Lomba Baris Berbaris

232
×

Bupati dan Wabup Lumajang Lepas Ratusan Peserta Lomba Baris Berbaris

Sebarkan artikel ini
FOTO: Lomba Baris Berbaris memeriahkan peringatan ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. @by_News9.id
FOTO: Lomba Baris Berbaris memeriahkan peringatan ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. @by_News9.id

LUMAJANG, NEWS9 – Ratusan peserta berbaris tegap menyusuri jalan-jalan utama kota Lumajang, Rabu (13/8/2025), dalam Lomba Baris Berbaris memeriahkan peringatan ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan yang dipusatkan di Stadion Semeru ini dilepas langsung oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati, bersama Wakil Bupati, Yudha Adji Kusuma.

Mengusung tema nasional “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, lomba tersebut diikuti 115 regu dari berbagai kalangan.

Tercatat 79 regu dari jenjang SMA/SMK/MA sederajat (29 regu putra dan 50 regu putri), serta 36 regu kategori umum yang mencakup 28 regu dari perangkat daerah, satu regu dari Kecamatan Randuagung, dan sisanya dari masyarakat umum.

Bupati Indah menegaskan, lomba baris-berbaris bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana pembentukan karakter generasi muda.

“Keteraturan langkah, kekompakan gerakan, dan kepatuhan pada aba-aba adalah cermin disiplin yang akan berguna sepanjang hidup,” ujarnya.

Senada, Wakil Bupati Yudha menyebut latihan baris-berbaris mengajarkan kebersamaan tanpa menghilangkan peran individu.

“Nilai-nilai ini sangat relevan dalam membangun masyarakat yang solid dan siap bersaing,” katanya.

Perlombaan menempuh rute sekitar 3,4 kilometer, dimulai di Stadion Timur dan berakhir di depan Kampus Universitas Jember (UNEJ) Lumajang.

Penyesuaian jarak dilakukan dari pelaksanaan sebelumnya untuk menghindari kemacetan di Jalan Veteran.

Sorak-sorai warga mengiringi setiap regu yang melintas. Antusiasme ini sekaligus menjadi pengakuan bahwa disiplin, kerja sama, dan komitmen adalah nilai yang patut dirayakan.

Tradisi lomba baris-berbaris di Lumajang membuktikan bahwa pendidikan karakter dapat dibangun di ruang publik, melalui kegiatan yang memadukan kedisiplinan, kekompakan, dan semangat nasionalisme. ***

Tinggalkan Balasan

>