SAMPANG, NEWS9 – Pemerintah Kabupaten Sampang menempatkan peningkatan daya saing daerah dan pemerataan layanan dasar sebagai fokus utama dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 Kecamatan Tambelangan, yang digelar Selasa (27/1).
Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang H. Yuliadi Setiyawan S.Sos., MM., membuka langsung forum perencanaan tahunan tersebut.
Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur berkualitas menjadi pengungkit ekonomi daerah, meski dihadapkan pada keterbatasan fiskal.
“Infrastruktur jalan menjadi sektor penggerak ekonomi. Kualitas menjadi prioritas, karena itu pemerintah memilih beton yang lebih tahan lama dibanding aspal, meski anggaran terbatas,” kata Yuliadi.
Dari sisi wilayah, Camat Tambelangan Ach. Farijji, S.Pd., memaparkan potensi lokal yang telah berkontribusi hingga level internasional.
Anyaman tikar dari Desa Birem disebut telah membawa nama Tambelangan dan Indonesia ke Malaysia.
Namun, ia juga menggarisbawahi persoalan struktural yang masih menghambat pemerataan pembangunan, mulai dari kondisi jalan kecamatan, keterbatasan air bersih, minimnya tenaga pendidik, hingga sarana kesehatan.
“Potensi kami besar, tetapi masih dibatasi infrastruktur dan layanan dasar yang belum merata,” ujarnya.
Sementara itu, unsur legislatif menekankan pentingnya fondasi moral dalam pembangunan.
Anggota DPRD Kabupaten Sampang Dapil II, Mahfud, S.Pdi., ME.i, menilai pembangunan fisik harus diimbangi dengan kualitas pelayanan publik.
“Pembangunan adalah keniscayaan, tetapi moral aparatur menjadi kunci. Pelayanan publik yang baik akan menentukan keberhasilan pembangunan,” tegasnya.
Musrenbang ini dihadiri DPRD, OPD, Forkopimcam, kepala desa, tokoh masyarakat, hingga unsur pemuda.
Pemerintah daerah mendorong sinergi antara masyarakat dan pemerintah sebagai strategi menghadapi keterbatasan anggaran demi mewujudkan visi Sampang Hebat Bermartabat Plus. ***













>