SUMENEP, NEWS9 – Dewan Pengawas KONUS (KOMPASS Nusantara) atau Komunitas Para Sales Super Nusantara, Prof Dr. Seto Mulyadi, M.Si., Psikolog mendapat tanda kehormatan “Bintang Jasa Naraya” yang diserahkan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada hari Senin (25/8) di Istana Negara Jakarta.
Sementara “Bintang Jasa Naraya” diberikan kepada Kak Seto karena jasa-jasa beliau selama ini dalam bidang perlindungan anak melalui pendidikan, advokasi hak anak, dan pendirian program kreatif bagi anak-anak di seluruh Indonesia.
Yudi Ananta, Founder KONUS menyambut positif dan bangga atas penghargaan yang diterima Kak Seto tersebut, apalagi bertepatan dengan momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI yang ke-80.

Menurutnya, Kak Seto selama ini dikenal sebagai tokoh nasional yang akrab dengan anak-anak dan konsisten mendampingi anak-anak Indonesia yang lagi menghadapi berbagai masalah kehidupan seperti kekerasan, bullying, dan lain-lain.
“Kak Seto dikenal sebagai psikolog anak yang namanya sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia terutama di Kabupaten Sumenep. Menyebut dirinya sebagai sahabat anak, setiap anak yang sudah berinteraksi dengannya pasti sudah bisa merasakan sendiri keramahan Kak Seto,” tuturnya.
Menurut Pria Penggagas Hari Sales Se-Dunia ini menambahkan, Kak Seto sudah beberapa kali berkunjung ke Kabupaten Sumenep untuk mencanangkan program SPARTA atau “Seksi Perlindungan Anak Tingkat Rukun Tetangga“.
“Program “SPARTA” di Kabupaten Sumenep dibentuk bersama-sama Polres dan Pemerintah Desa Paberasan Kecamatan Kota Sumenep, sebagai bentuk pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap anak di tingkat lingkungan terdekat, dengan memberdayakan masyarakat RT sebagai kontrol sosial dan upaya perlindungan anak sejak dini. Dengan SPARTA, diharapkan ada peran serta masyarakat secara langsung dalam melindungi anak-anak dari tindak kekerasan,” ungkapnya.
Yudi berharap perjuangan Kak Seto di dunia anak-anak bisa diteruskan oleh para generasi muda di Indonesia khususnya di Kabupaten Sumenep untuk melahirkan mahakarya yang memiliki daya saing unggul, sehingga visi Indonesia Emas tahun 2045 bisa terwujud. ***













>