Diduga Manipulasi Proyek Jalan, Kades Daandung Dituding Korupsi Dana Desa

- Redaksi

Sabtu, 12 April 2025 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pekerjaan rampung pada tahun 2023, justru dipasangi prasasti bertuliskan tahap 1 tahun anggaran 2024. @by_News9.id

Foto: Pekerjaan rampung pada tahun 2023, justru dipasangi prasasti bertuliskan tahap 1 tahun anggaran 2024. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Proyek pembangunan jalan aspal lapen di Dusun Daandung Atas, Desa Daandung, Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep, diduga kuat telah dimanipulasi oleh Kepala Desa (Kades) setempat.

Pasalnya, jalan yang dibiayai dari Dana Desa dan telah rampung dikerjakan pada tahun 2023 itu, justru dipasangi prasasti bertuliskan tahap 1 tahun anggaran 2024.

Temuan tersebut menimbulkan kecurigaan adanya pengaburan tahun pelaksanaan guna memperpanjang proyek atau menyembunyikan alokasi anggaran.

Dari data yang diperoleh, pembangunan jalan aspal lapen dengan volume 450 meter x 3 meter tersebut menyedot anggaran sebesar Rp274.104.500 dikerjakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan bidang pembangunan desa.

“Jalan ini dibangun tahun 2023. Kalau tidak percaya, silakan cek langsung dan tanya ke masyarakat,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya kepada News9.id, Sabtu (12/4/2025).

Ia menyebutkan, proyek jalan tersebut menghubungkan Dusun Bantilan ke Dusun Daandung Atas.

Baca Juga:  Diduga Cabuli Anak Tiri, Warga Gili Raja Pertanyakan Kinerja Polsek Giligenting

Anehnya, bagian utara jalan diberi prasasti bertahun anggaran 2023, sedangkan bagian selatannya memakai tahun anggaran 2024, padahal pembangunannya dilakukan secara bersamaan pada tahun 2023.

Lebih mencengangkan lagi, seorang anggota tim monitoring kecamatan menyebut bahwa Kades Daandung sempat membayar seorang oknum LSM agar proyek tersebut tidak dipersoalkan atau dilaporkan.

“Semuanya di-handle langsung oleh Kades. Bahkan materialnya pun diangkut menggunakan kendaraan milik Kades,” beber sumber.

Sumber lain dari warga Dusun Bantilan secara terang-terangan menyebut Desa Daandung sebagai desa paling korup di Kecamatan Kangayan.

Baca Juga:  Ratusan Jurnalis Jatim Kepung Mapolda, Desak Transparansi Dugaan OTT “Settingan” dan Penangguhan Penahanan Amir

Bahkan, dirinya siap menunjukkan bukti fisik di lapangan jika aparat penegak hukum seperti Kejaksaan, BPK, Inspektorat, atau Tipikor mau turun langsung.

“Saya minta aparat audit atau penegak hukum turun ke lokasi. Jalan ini satu paket dari Dusun Bantilan ke Dusun Daandung Atas. Bagian utara prasastinya 2023, tapi di pertengahan jalan mendadak dipasang prasasti tahun 2024. Warga masih ingat betul pembangunan itu,” tegasnya.

Lebih lanjut, warga juga mengeluhkan minimnya transparansi.

Baca Juga:  Tak Perlu Lagi ke Surabaya, RSUDMA Sumenep Kini Buka Layanan Urologi

Beberapa kali permintaan data APBDes tahun 2022 hingga 2024 kepada operator desa, Kasi Pembangunan, dan Kasi Perencanaan tidak digubris.

Bahkan papan informasi APBDes pun tidak terlihat di kantor desa.

“Saya sudah minta secara langsung, tapi tak pernah diberi alasan jelas. Informasi anggaran ini seolah sengaja disembunyikan,” tutupnya. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru