BeritaPemerintahan

Doa Bersama untuk Negeri, Pemkab Sumenep Satukan Ikhtiar Spiritual dan Kepedulian Sosial

340
×

Doa Bersama untuk Negeri, Pemkab Sumenep Satukan Ikhtiar Spiritual dan Kepedulian Sosial

Sebarkan artikel ini
Doa Bersama untuk Negeri, Pemkab Sumenep Satukan Ikhtiar Spiritual dan Kepedulian Sosial
FOTO: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo bersama Wakil Bupati KH. Imam Hasyim didampingi mantan Bupati Sumenep KH. A Busyro Karim (kanan), dalam gelaran doa bersama untuk Negeri di Pendopo Agung Keraton Sumenep. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggelar doa bersama sebagai wujud kepedulian dan keprihatinan atas berbagai tantangan yang tengah dihadapi bangsa.

Agenda itu juga menjadi bentuk rasa syukur sekaligus ikhtiar spiritual memohon perlindungan Allah SWT agar negeri senantiasa berada dalam lindungan-Nya.

Kegiatan bertajuk Doa Bersama untuk Keselamatan Negeri itu berlangsung khidmat di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (2/9/2025) pagi.

Turut hadir Bupati dan Wakil Bupati Sumenep, Kapolres, Dandim 0827/Sumenep, Kajari, jajaran Forkopimda, para alim ulama, tokoh masyarakat, pimpinan OPD, pimpinan BUMD, TP PKK, Dharma Wanita Persatuan (DWP), hingga Ketua 27 OKP se-Kabupaten Sumenep.

Sebelum rangkaian doa dimulai, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo bersama jajaran Forkopimda menyerahkan paket sembako kepada para pengemudi ojek online yang hadir.

Aksi tersebut menegaskan bahwa kegiatan spiritual juga disertai dengan kepedulian sosial nyata.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan Surat Yasin, dzikir, doa bersama, dan sambutan tunggal dari Bupati Achmad Fauzi.

Suasana penuh kekhusyukan menyelimuti prosesi doa yang dipanjatkan demi keselamatan bangsa dan daerah.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa doa bersama merupakan ikhtiar spiritual sekaligus solidaritas untuk menjaga keutuhan bangsa.

“Doa adalah kekuatan moral yang bisa memohon perlindungan dari segala musibah maupun ancaman terhadap stabilitas nasional dan daerah. Melalui doa bersama ini, diharapkan bangsa dan daerah dijauhkan dari bencana, perpecahan, serta potensi konflik,” tegasnya.

Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat nilai persatuan, solidaritas, serta kepedulian sosial.

Menurutnya, kerukunan antarumat beragama adalah fondasi penting dalam menjaga kondusivitas daerah.

“Kami mengajak seluruh masyarakat berperan aktif menjaga Kabupaten Sumenep agar tetap aman, damai, dan sejuk. Kolaborasi semua lapisan sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang tenteram,” ujarnya.

Ia berharap doa bersama bisa digelar secara berkala, tidak hanya saat terjadi krisis, tetapi juga menjadi tradisi spiritual yang mempererat ikatan sosial dan silaturahmi.

“Doa bersama harus menjadi tradisi yang dijaga, bukan hanya ketika menghadapi situasi sulit, melainkan juga sebagai rutinitas sosial dan spiritual,” pungkas Bupati Achmad Fauzi. ***

Tinggalkan Balasan

>