Dugaan Pemotongan Dana, Penerima KIP Kuliah di UNIBA Madura Anjlok

- Redaktur

Minggu, 12 Januari 2025 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: (Ilustrasi) Dugaan pemotongan dana KIP di Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura. @by_News9.id

Foto: (Ilustrasi) Dugaan pemotongan dana KIP di Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura. @by_News9.id

SUMENEP, News9 – Jumlah penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura mengalami penurunan drastis pada tahun 2024.

Dari 399 mahasiswa penerima di tahun 2023, kini hanya tersisa 181 mahasiswa.

Penurunan itu memicu berbagai spekulasi, termasuk dugaan adanya pemotongan dana KIP oleh oknum tertentu.

Beberapa mahasiswa mengaku tidak menerima dana secara penuh pada pencairan pertama.

Salah seorang mahasiswa yang enggan disebutkan namanya menyebutkan bahwa sebagian dana yang diterima diduga dipotong oleh pihak tertentu, termasuk oleh senior atau pengurus organisasi mahasiswa.

“Dana pencairan pertama tidak sampai utuh ke kami. Entah ke mana uang itu,” ujarnya kepada media.

Tidak hanya itu, praktik “joki” dalam pengurusan beasiswa KIP juga diduga menjadi modus di mana sebagian dana yang cair harus diserahkan kepada pihak internal kampus.

Baca Juga:  Organisasi Pers Sumenep Ultimatum PT KEI: Cabut Rilis atau Disomasi

Menanggapi isu tersebut, Wakil Rektor I UNIBA Madura, Budi Suswanto, dengan tegas membantah adanya keterlibatan kampus.

“Tidak satu pun pihak UNIBA yang meminta atau memotong dana KIP. Jika ada, laporkan kepada saya, dan saya akan melaporkannya ke polisi,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (10/1/2025).

Di sisi lain, Rektor UNIBA Madura, Rahmad Hidayat, juga menegaskan bahwa pencairan dana bantuan dilakukan langsung oleh pemerintah ke rekening masing-masing mahasiswa tanpa campur tangan kampus.

“Rekening mahasiswa penerima KIP dibuat langsung oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti). Kampus hanya menerima laporan jumlah penerima dan pencairan dana,” jelas Rahmad.

Ia menambahkan bahwa bantuan KIP Skema 1 mencakup biaya pendidikan, uang bulanan, dan biaya hidup yang langsung ditransfer ke rekening mahasiswa.

Baca Juga:  Perselisihan di Lahan Pertanian Berakhir Tewas, Pelaku Diamankan Polisi

Sementara itu, bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar Rp2,4 juta ditransfer langsung ke rekening kampus.

“Tidak ada dana yang nyangkut di kampus. Jika ada keluhan, kami siap membantu memfasilitasi mahasiswa melaporkan kepada pihak berwenang,” tutupnya.

Kasus tersebut memicu keresahan di kalangan mahasiswa dan orang tua penerima KIP.

Baca Juga:  Tragedi di Pragaan: Warga Meninggal Akibat Tak Ada Oksigen, Aktivis GEMPAR Serukan Aksi Massal

Mereka mendesak adanya transparansi lebih dalam pengelolaan program itu dan meminta pemerintah menyelidiki dugaan pelanggaran agar kepercayaan terhadap program KIP tetap terjaga.

Apabila dugaan itu terbukti, diharapkan ada sanksi tegas kepada oknum yang terlibat, demi melindungi hak mahasiswa yang benar-benar membutuhkan bantuan pendidikan. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Farid Azziyadi, Aktivis pemerhati petani. @by_News9.id

EKONOMI BISNIS

PT Djarum Belum Pastikan Serapan Tembakau Madura

Rabu, 26 Agu 2026 - 09:59 WIB