BeritaEkonomi

Dukung Kemandirian Desa, BPRS Bhakti Sumekar Teken MoU Penguatan Kopdes Merah Putih

399
×

Dukung Kemandirian Desa, BPRS Bhakti Sumekar Teken MoU Penguatan Kopdes Merah Putih

Sebarkan artikel ini
FOTO: (istimewa) Hairil Fajar, Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, @by_News9.id
FOTO: (istimewa) Hairil Fajar, Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendukung peluncuran 334 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Program berskala nasional yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto itu secara resmi diluncurkan oleh Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo pada Jumat, 18 Juli 2025.

Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, menyatakan bahwa pihaknya menilai program Kopdes Merah Putih sebagai langkah strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, terutama melalui pemberdayaan koperasi dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Kami sangat mendukung karena program ini sejalan dengan komitmen kami dalam membangun ekonomi berbasis komunitas dan memberdayakan potensi desa,” ujar Hairil Fajar.

Sebagai bentuk dukungan konkret, BPRS Bhakti Sumekar telah menjalin kerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU).

Kolaborasi itu meliputi penguatan kelembagaan koperasi, pembiayaan usaha desa, hingga pendampingan pengelolaan koperasi secara syariah dan profesional.

“Kami yakin, dengan sinergi antara lembaga keuangan syariah, pemerintah daerah, dan masyarakat desa, Kopdes Merah Putih akan menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan,” tambah Hairil.

Sementara itu, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, dalam sambutannya menyebut peluncuran ratusan Kopdes tersebut sebagai tonggak penting dalam mendorong kemandirian dan kesejahteraan desa.

“Kami mengapresiasi partisipasi aktif lembaga keuangan lokal seperti BPRS Bhakti Sumekar yang turut menjadi mitra strategis dalam membangun ekonomi desa,” ujar Bupati Fauzi.

Program Koperasi Merah Putih sendiri dirancang untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi desa, memperluas akses permodalan, serta mendorong lahirnya usaha-usaha produktif di tingkat lokal.

Dengan keterlibatan aktif BPRS Bhakti Sumekar, Kabupaten Sumenep diharapkan mampu menjadi percontohan nasional dalam pengelolaan koperasi desa yang modern, inklusif, dan berbasis nilai-nilai syariah. ***

Tinggalkan Balasan

2