Haul Akbar dan Jamasan Pusaka, Wujud Sumenep Pertahankan Identitas Kota Keris

- Penulis

Kamis, 3 Juli 2025 - 21:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Bupati Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo (kiri) bersama salah satu empu keris Sumenep. @by_News9.id

FOTO: Bupati Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo (kiri) bersama salah satu empu keris Sumenep. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali menggelar tradisi budaya tahunan Haul Akbar dan Jamasan Pusaka, yang telah ditetapkan sebagai salah satu agenda unggulan dalam Calendar of Event 2025 Kabupaten Sumenep.

Rangkaian kegiatan sakral itu digelar pada Kamis, 3 Juli 2025, bertempat di Pendopo Keraton Sumenep.

Tradisi Haul Akbar dan Jamasan Pusaka bukan sekadar ritual, tetapi juga menjadi simbol kuat pelestarian identitas Sumenep sebagai Kota Keris.

Baca Juga:  Madura Culture Festival 3, Merajut Persaudaraan Lewat Panggung Budaya

Diketahui, Kabupaten Sumenep tercatat di UNESCO sebagai daerah dengan koleksi keris terbanyak di dunia.

Warisan budaya tersebut menjadi kebanggaan sekaligus pengingat nilai-nilai luhur yang mengakar dalam kehidupan masyarakat.

Acara dihadiri langsung Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, jajaran Forkopimda, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar).

Hadir juga para empu keris, tokoh agama, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sumenep.

Baca Juga:  Kodim 0821 Lumajang Mulai Pra TMMD ke-123, Lebarkan Akses Jalan di Desa Burno

Dalam sambutannya, Bupati Achmad Fauzi mengapresiasi seluruh pelaku budaya dan masyarakat yang telah berperan aktif menjaga kelestarian tradisi leluhur.

“Haul Akbar dan Jamasan Pusaka ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi wujud nyata pelestarian warisan budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi. Ini juga menjadi sarana edukasi agar generasi muda memahami dan mencintai akar budayanya sendiri,” tegasnya.

Bupati menekankan, keris bukan sekadar benda pusaka, tetapi juga simbol spiritualitas, nilai-nilai luhur, dan bukti kemajuan intelektual masyarakat Sumenep pada masa lampau.

“Sumenep sebagai Kota Keris adalah kebanggaan bersama. Hampir setiap rumah warga memiliki keris, ini menunjukkan betapa kuatnya budaya ini melekat dalam kehidupan sehari-hari. Pelestarian harus dimulai dari keluarga agar nilai-nilai budaya tetap hidup di tengah arus modernisasi,” pungkasnya. ***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gemerlap Petik Laut Rawatan Samudra 2026, Tradisi Leluhur Menjaga Laut Masalembu
Doa Sang Proklamator 2026, Bupati Fauzi Tegaskan Pentingnya Merawat Nasionalisme
Idul Adha Bukan Sekadar Penyembelihan, Melainkan Simbol Keikhlasan, Kemanusiaan, dan Kepedulian Sosial
BPRS Bhakti Sumekar Angkat Tari Mowang Sangkal ke Panggung Edukasi
Festival Ketupat 2026, Tradisi Lama Disulap Jadi Pesta Kreatif Memikat
Warisan Leluhur Tak Lekang Zaman: Seblang Olehsari Kembali Hidupkan Spirit Tradisi Using
Arca Dewa Wisnu di Area Keraton Sumenep
Ketika Ketetapan Busana Dijadikan Titah Kekuasaan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:27 WIB

Gemerlap Petik Laut Rawatan Samudra 2026, Tradisi Leluhur Menjaga Laut Masalembu

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:16 WIB

Doa Sang Proklamator 2026, Bupati Fauzi Tegaskan Pentingnya Merawat Nasionalisme

Rabu, 27 Mei 2026 - 09:58 WIB

Idul Adha Bukan Sekadar Penyembelihan, Melainkan Simbol Keikhlasan, Kemanusiaan, dan Kepedulian Sosial

Jumat, 17 April 2026 - 12:08 WIB

BPRS Bhakti Sumekar Angkat Tari Mowang Sangkal ke Panggung Edukasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:13 WIB

Festival Ketupat 2026, Tradisi Lama Disulap Jadi Pesta Kreatif Memikat

Berita Terbaru

FOTO : Diskominfo Kabupaten Sumenep, bersama jajaran Diskominfo Kabupaten Sampang. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Diskominfo Sumenep dan Sampang Siap Replikasi Inovasi Daerah

Rabu, 5 Agu 2026 - 00:09 WIB