BeritaDaerah

Jelang Restrukturisasi MADAS DPC Malang Raya, Pak Juhari Serukan Soliditas Tetap Dijaga

30
×

Jelang Restrukturisasi MADAS DPC Malang Raya, Pak Juhari Serukan Soliditas Tetap Dijaga

Sebarkan artikel ini
Jelang Restrukturisasi MADAS DPC Malang Raya, Pak Juhari Serukan Soliditas Tetap Dijaga
FOTO: Pengurus MADAS DPC Malang Raya. @by_News9.id

MALANG, NEWS9 – Menjelang agenda besar restrukturisasi pengurus MADAS DPC Malang Raya yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 17 Mei 2026 di Bumiayu, Malang, tokoh internal MADAS, Pak Juhari, menyampaikan pesan tegas namun menyejukkan kepada seluruh jajaran DPC, DPAC, dan anggota MADAS se-Malang Raya.

Dalam pernyataannya, Pak Juhari menekankan bahwa restrukturisasi harus menjadi momentum membangun organisasi yang lebih maju, lebih tertata, dan semakin solid, bukan justru menjadi ruang konflik internal atau saling menjatuhkan.

“Saya berharap MADAS ke depan makin maju, solid, dan rukun. DPAC maupun DPC harus punya pendirian yang kuat, tidak mudah goyah, dan tidak perlu menanggapi hal-hal yang tidak membangun bagi organisasi,” tegas Pak Juhari.

Pernyataan tersebut menjadi pesan penting di tengah dinamika organisasi yang sedang memasuki fase pembaruan struktur kepengurusan.

Menurutnya, energi MADAS harus difokuskan pada pembangunan organisasi, penguatan tupoksi, dan pelayanan kepada masyarakat, bukan habis untuk merespons isu-isu negatif yang justru berpotensi melemahkan persatuan internal.

Pak Juhari juga mengingatkan seluruh anggota agar tidak merendahkan atau menjelekkan pihak-pihak yang sudah tidak lagi berada dalam struktur organisasi.

Baginya, perbedaan pilihan bukan alasan untuk memutus tali persaudaraan.

“Tidak usah menjelek-jelekkan, tidak usah merendahkan, dan tidak usah menghiraukan mereka yang sudah keluar. Itu hak mereka. Mereka tetap saudara kita, karena dulu kita pernah duduk bersama, makan bersama, dan bercanda bersama,” ujarnya.

Narasi tersebut memperlihatkan pendekatan dewasa dalam berorganisasi, bahwa restrukturisasi bukan berarti menghapus sejarah kebersamaan, melainkan memperbaiki arah ke depan tanpa menciptakan kegaduhan baru.

Pak Juhari menilai, menjaga hubungan baik dengan tokoh atau anggota lama tetap penting demi stabilitas sosial dan marwah organisasi di mata masyarakat.

“Hubungan ke depan harus tetap baik. Jangan sampai ada hal-hal yang bikin gaduh. Kita tetap saudara,” lanjutnya.

Terkait struktur baru DPC MADAS Malang Raya, Pak Juhari berharap kepengurusan hasil restrukturisasi mampu bekerja lebih baik dibanding sebelumnya, lebih tertata secara organisasi, dan menjalankan tugas pokok serta fungsi secara maksimal.

“Harapan saya, struktur baru ini harus lebih bagus dari sebelumnya, lebih tertata, masing-masing paham tupoksi, lebih teratur, dan kompak selalu,” katanya.

Agenda restrukturisasi yang akan digelar di Rumah Bapak Subairi, Bumiayu, Malang, kini dipandang bukan sekadar pergantian struktur, tetapi juga penentuan arah masa depan MADAS Malang Raya.

Dengan pesan dari Pak Juhari, restrukturisasi diharapkan mampu memperkuat fondasi organisasi berbasis persaudaraan, loyalitas, dan kedewasaan kolektif.

Bagi banyak anggota, seruan tersebut menjadi pengingat bahwa kekuatan organisasi tidak hanya terletak pada struktur, tetapi pada kemampuan menjaga soliditas tanpa kehilangan rasa hormat terhadap sesama.

Kini, publik internal MADAS Malang Raya menanti apakah restrukturisasi 17 Mei 2026 benar-benar menjadi titik lahirnya kepengurusan baru yang lebih kuat, lebih rapi, dan lebih bijak.

Sebab bagi Pak Juhari, organisasi besar bukan organisasi yang sibuk dengan konflik masa lalu, tetapi organisasi yang fokus menata masa depan bersama. ***

Tinggalkan Balasan