Pasca Kerja Bhakti, Warga Bangunsari Digegerkan Kemunculan Ular Piton di Bantaran Sungai

- Redaktur

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Seekor ular piton yang berhasil ditangkap warga di area bantaran sungai. @by_News9.id

FOTO: Seekor ular piton yang berhasil ditangkap warga di area bantaran sungai. @by_News9.id

MADIUN, NEWS9 – Upaya antisipatif yang dilakukan warga empat RT di Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, melalui kegiatan kerja bhakti pada Jumat (15/05/2026), rupanya bukan tanpa alasan.

Selang dua hari setelah kegiatan tersebut, masyarakat kembali digegerkan dengan munculnya seekor ular piton di area bantaran sungai RT.17 pada Minggu (17/05/2026).

Ular piton tersebut pertama kali ditemukan oleh P. Ji, warga setempat yang saat itu hendak mengarit rumput untuk pakan ternaknya di sekitar pinggir kali yang sebelumnya menjadi lokasi kerja bhakti warga.

Baca Juga:  Brutal! Geng Motor Keroyok Pengendara hingga Pingsan, Warga Tuntut Polisi Bertindak Tegas

Keberadaan ular berukuran cukup besar itu sontak membuat warga sekitar berdatangan untuk membantu proses penangkapan demi menjaga keselamatan lingkungan.

Kemunculan ular piton tersebut sekaligus memperkuat kekhawatiran masyarakat terkait kondisi bantaran sungai yang masih dipenuhi semak belukar dan menjadi habitat potensial bagi satwa liar, khususnya ular.

Baca Juga:  Dampingi Keluarga Korban Laka, AMPAS Tuntut Kejelasan Santunan Jasa Raharja

Sebelumnya, warga RT 12, RT 13, RT 14, dan RT 17 telah bergotong royong membersihkan area sekitar sungai sebagai langkah pencegahan terhadap ancaman kemunculan ular piton yang mulai meresahkan warga.

Sutar Robet, salah seorang warga, mengaku merasa lega dan bersyukur setelah ular piton tersebut berhasil ditangkap warga.

Menurutnya, keberadaan ular di lingkungan permukiman sangat membahayakan, terutama bagi anak-anak maupun warga yang beraktivitas di sekitar sungai.

“Kami sangat senang ular itu berhasil ditangkap. Keberadaannya cukup meresahkan dan berbahaya bagi warga sekitar,” ujarnya.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta memperkuat budaya gotong royong di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Pria Ditemukan Hangus Terbakar dan Bersimbah Luka Sajam di Pamekasan

Warga berharap pemerintah kelurahan bersama masyarakat terus melakukan pemantauan dan pembersihan rutin di kawasan bantaran sungai guna meminimalisir potensi munculnya satwa liar yang membahayakan keselamatan warga. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru