BeritaDaerah

Jembatan Ambruk, Pemuda Giligenting Datangi PUTR Sumenep

148
×

Jembatan Ambruk, Pemuda Giligenting Datangi PUTR Sumenep

Sebarkan artikel ini
Jembatan Ambruk, Pemuda Giligenting Datangi PUTR Sumenep
FOTO: Pemuda Giligenting usai audiensi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumenep. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Forum Pemuda Giligenting menggelar audiensi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumenep.

Mereka menuntut percepatan perbaikan jembatan ambruk di Desa Bringsang, Kecamatan Giligenting akses vital warga kepulauan yang dibiarkan lumpuh berbulan-bulan.

Audiensi yang berlangsung di Kantor Dinas PUTR Sumenep, Senin (9/2/2026), dihadiri langsung Kepala Dinas PUTR, Kepala Bidang Bina Marga, Penata Kelola Jalan dan Jembatan, serta perwakilan Forum Pemuda Giligenting.

Dalam forum tersebut, mahasiswa asal Giligenting menyampaikan tuntutan tegas percepatan pembangunan jembatan, kejelasan jadwal pelaksanaan, serta langkah nyata sebelum bulan Ramadan.

Mereka menilai keterlambatan itu sebagai bentuk pembiaran terhadap penderitaan warga kepulauan.

Perwakilan Forum Pemuda Giligenting, Amrullah, menegaskan bahwa jembatan Bringsang bukan sekadar infrastruktur biasa.

Akses tersebut menjadi urat nadi aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga layanan dasar masyarakat.

“Yang dibutuhkan warga bukan janji, tapi kepastian. Selama jembatan ini ambruk, masyarakat hidup dalam ketidakpastian dan keterbatasan,” tegas Amrullah.

Menanggapi desakan tersebut, Dinas PUTR Sumenep mengklaim pembangunan jembatan telah dialokasikan dalam APBD Tahun 2026, meskipun sebelumnya tidak tercantum dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) murni.

Fakta itu justru memunculkan pertanyaan soal perencanaan dan prioritas pembangunan daerah kepulauan.

PUTR berjanji mempercepat seluruh tahapan, mulai dari perencanaan teknis yang dipangkas dari 30 hari kalender menjadi 10 hari kalender, hingga pengajuan lelang ke Bagian Pengadaan Barang dan Jasa pada 12 Februari 2026.

Jika tidak ada kendala administratif dan teknis, pekerjaan fisik jembatan ditargetkan dimulai pada minggu ketiga Maret 2026.

Selain itu, pemerintah daerah juga meminta Pokja Pemilihan agar proses lelang dipercepat. ***

Tinggalkan Balasan

>