BeritaPeristiwa

Kasus Pemotongan Dana BSPS di Sumenep Kian Panas, Pelaporan Masih Berjalan

461
×

Kasus Pemotongan Dana BSPS di Sumenep Kian Panas, Pelaporan Masih Berjalan

Sebarkan artikel ini
Foto: (Istimewa) Ainur Rahman, seorang aktivis sekaligus Tiktoker Sumenep, @by_News9.id
Foto: (Istimewa) Ainur Rahman, seorang aktivis sekaligus Tiktoker Sumenep, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Isu pemotongan dana Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2024 di Sumenep terus menjadi perbincangan hangat di media sosial, terutama di platform TikTok.

Kabar yang beredar menyebutkan bahwa dana sebesar Rp20 juta per penerima hanya terealisasi sekitar Rp5 juta hingga Rp10 juta di lapangan.

Menanggapi hal tersebut, Ainur Rahman, menepis anggapan bahwa pelaporan terkait dugaan pemotongan tersebut terhenti.

Tiktoker Sumenep itu, juga menegaskan bahwa proses pelaporan tetap berjalan dan berharap adanya transparansi lebih lanjut.

“Terima kasih saudaraku, tapi perlu diketahui bahwa saya ini bukan malaikat yang bersih tanpa noda, bukan pula pendekar super yang sakti mandraguna. Saya hanyalah orang biasa yang mencoba bersuara agar dugaan pemotongan ini menjadi terang benderang,” ujarnya pada Senin (3/2/2025).

Lebih lanjut, Ainur menyampaikan harapannya agar jika memang benar terjadi pemotongan dana hingga 50-60%, setidaknya praktik tersebut bisa diminimalisir di masa mendatang.

“Araop tak masalah kor jek laju ka pandih”, yang berarti jangan sampai keterlaluan dalam mengambil keuntungan,” kutipnya pepatah Madura.

Kasus ini terus menjadi sorotan publik, dan masyarakat menantikan langkah konkret dari pihak berwenang untuk memastikan bahwa dana bantuan ini tersalurkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. ***

Tinggalkan Balasan

>