BeritaHukrim

Laporan Kasus Dugaan Pemotongan Dana BSPS di Sumenep Masih Misterius

536
×

Laporan Kasus Dugaan Pemotongan Dana BSPS di Sumenep Masih Misterius

Sebarkan artikel ini
Foto: Laporkan dugaan pemotongan BSPS 2024 ke Polres Sumenep hingga kini masih menjadi misterius dan berjalan di tempat. @by_News9.id
Foto: Dugaan pemotongan BSPS 2024 ke Polres Sumenep hingga kini masih menjadi misterius dan berjalan di tempat. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Dugaan pemotongan dana Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2024 yang telah dilaporkan ke Polres Sumenep hingga kini masih menjadi misterius.

Pasalnya, kasus dugaan penyelewengan dana hibah BSPS senilai Rp 108 miliar masih dalam tahap penyelidikan oleh Unit Tindak Pidana Korupsi (Pidkor) Polres Sumenep seperti berjalan ditempat.

Lambannya perkembangan penyidikan memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat.

Ainur Rahman, salah satu aktivis yang vokal mengawal kasus tersebut, mengajak masyarakat untuk tetap kritis dan berani melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan dana hibah BSPS maupun Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3GAI).

“Untuk netizen, jangan berhenti bersuara. Jika ada informasi tentang penyalahgunaan hibah BSPS dan P3GAI, bisa langsung disampaikan ke Polres atau ke akun Batu Kencana,” ujarnya, Selasa (11/3/2025).

Ainur juga mendesak aparat kepolisian khususnya Unit Pidkor Polres Sumenep agar segera menindaklanjuti laporannya dan memberikan transparansi dalam proses penyidikan.

“Saya sudah memenuhi panggilan Polres untuk dimintai keterangan. Saat ini, bola ada di Pidkor Polres Sumenep. Seperti apa hasil penyelidikan, kita tunggu saja. Sebab, Dumas yang masuk ke Pidkor jumlahnya puluhan, mungkin laporan terkait BSPS masih menunggu ‘antrian’. Kita berhusnudzon saja dulu,” tuturnya.

Menurut Ainur, jumlah penerima BSPS tahun 2024 mencapai sekitar 5.490 orang yang tersebar di ratusan desa.

“Program ini juga melibatkan banyak aspirator, sehingga membutuhkan pengawasan ketat agar tidak terjadi penyalahgunaan,” tandasnya.

Sementara itu, Plt. Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti setiap kali dikonformasi mengenai perkembangan laporan tersebut hingga saai ini belum memberikan jawaban dan pernyataan resmi. ***

Tinggalkan Balasan

>