Menggali Kemandirian Pangan, Majelis Maiyah Jhembhâraté Sampang Gelar Diskusi Publik Edisi ke-11

- Redaksi

Minggu, 4 Mei 2025 - 09:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Diskusi Publik bersama Majelis Maiyah Jhembhâraté Sampang di pendapa wakil Bupati setempat. @by_News9.id

Foto: Diskusi Publik bersama Majelis Maiyah Jhembhâraté Sampang di pendapa wakil Bupati setempat. @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Upaya membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya kemandirian pangan terus dilakukan oleh berbagai elemen masyarakat.

Salah satunya ditunjukkan oleh Majelis Maiyah Jhembhâraté Sampang, yang kembali menggelar forum diskusi bertajuk “Ajhâr Ampaghân” edisi ke-11, Sabtu malam (3/5/25) di aula Pendapa Wakil Bupati Sampang, Madura, Jawa Timur.

Mengangkat tema “Tantangan Mewujudkan Pertanian dan Kemandirian Pangan”, forum ini menghadirkan diskusi mendalam yang melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari anggota DPRD, kalangan pesantren (Gus), seniman, jurnalis, mahasiswa, pemuda hingga para santri.

Kegiatan ini dipandu oleh seniman lokal sekaligus inisiator komunitas, Fauzi Balla.

Baca Juga:  Korban Aplikasi Kantar, Ini Langkah Hukum Agar Dana Anda Tidak Hilang Percuma

Dalam prolog pembukaannya, Fauzi menjelaskan bahwa Majelis Maiyah Jhembhâraté Sampang lahir pada tahun 2020 sebagai ruang alternatif untuk berkumpul, berdiskusi, dan belajar bersama secara kritis namun santun, dengan semangat kearifan lokal Madura.

Tema yang diangkat dalam setiap pertemuan disesuaikan dengan isu aktual dan menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

“Pertanian dan ketahanan pangan saat ini menjadi persoalan serius. Jika tidak ditangani dengan bijak, bisa menjadi ancaman nyata bagi keberlangsungan bangsa. Kita bisa punya uang, tapi tidak bisa makan, karena akses terhadap pangan semakin sempit akibat kebijakan yang tidak pro-rakyat,” ujar Fauzi.

Diskusi ini menghadirkan dua narasumber utama, Irsan Surya Imana, Ketua Bidang Kedaulatan Pangan DPP MSP Bondowoso, serta Bung Zuhriyanto, petani milenial sekaligus pendiri Bhumipati dari Kecamatan Robatal.

Baca Juga:  Seorang Pemuda Talango Tewas Terseret Arus Saat Mandi di Pantai

Keduanya memaparkan tantangan yang dihadapi sektor pertanian saat ini dan merumuskan strategi pemberdayaan berbasis lokal.

Forum pun menghangat saat para peserta aktif berdiskusi, berbagi pengalaman lapangan, hingga menyampaikan solusi konkret dalam mendukung kedaulatan pangan yang berkelanjutan dan berpihak pada petani.

Beberapa gagasan yang muncul bahkan menyoroti peran legislatif dan regulasi yang dianggap belum berpihak sepenuhnya pada sektor pertanian rakyat.

Baca Juga:  Dugaan Penyimpangan Bantuan Sapi Dana Aspirasi 2023 di Bagor Kulon Mengemuka, Pengamat Nilai Berpotensi Tindak Pidana Korupsi

Untuk menjaga keseimbangan suasana, penyair lokal Zubair dan Wakil Ketua DPRD Sampang, Moh Iqbal Fathoni (Bung Fafan), turut membacakan puisi reflektif yang menggugah kesadaran akan pentingnya peran budaya dalam menyuarakan problematika sosial.

Menjelang penutupan, kedua narasumber menyampaikan pernyataan penutup, diikuti tanggapan dari Bung Fafan sebagai representasi legislatif serta perwakilan dari peserta forum.

Acara ditutup dengan doa bersama sebagai simbol harapan untuk terwujudnya kemandirian pangan yang adil dan merata bagi seluruh rakyat Indonesia. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru