BeritaHukrim

Diduga Terlibat Curanmor, Pemuda Asal Pamekasan Diamankan Polres Sampang

315
×

Diduga Terlibat Curanmor, Pemuda Asal Pamekasan Diamankan Polres Sampang

Sebarkan artikel ini
Foto: Terduga pelaku Curanmor inisial SAN warga Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan berhasil diamankan. @by_News9.id
Foto: Terduga pelaku Curanmor inisial SAN warga Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan berhasil diamankan. @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Seorang pria berinisial SAN (22), warga Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, diamankan aparat Kepolisian Resor Sampang, Sabtu (3/5/25).

Ia diduga kuat terlibat dalam kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di Jalan Rajawali I, Sampang, sehari sebelumnya.

Kapolres Sampang AKBP Hartono, S.Pd., M.M., dalam keterangannya kepada awak media menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan oleh dua anggota kepolisian, Brigadir Riskiyanto dan Bripda Farid Mustofa, dengan dibantu sejumlah warga.

“Terduga pelaku SAN berhasil diamankan tak lama setelah dilaporkan melakukan pencurian sepeda motor Honda Spacy dengan nomor polisi M 2347 PN yang diparkir di depan sebuah warung dengan kunci masih tergantung,” ujar Hartono.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (2/5/25) sekitar pukul 18.45 WIB.

Setelah diamankan, SAN langsung dibawa ke Mapolsek Sampang untuk menjalani pemeriksaan intensif oleh Unit Reserse Kriminal.

Dalam pemeriksaan awal, SAN mengakui perbuatannya dan menyatakan motif pencurian tersebut berkaitan dengan tekanan ekonomi yang ia alami.

Meski demikian, polisi tetap memproses kasus ini sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Pelaku dijerat dengan Pasal 363 ayat 1 ke-3 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman penjara maksimal tujuh tahun,” tegas Kapolres.

Sebagai langkah preventif, AKBP Hartono mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi tindak kejahatan, terutama pencurian kendaraan bermotor.

Ia mengingatkan agar masyarakat selalu mengunci kendaraan secara ganda, baik saat diparkir di luar rumah maupun di dalam pekarangan pribadi.

“Apabila memungkinkan, kami juga menyarankan pemasangan alat pelacak seperti GPS pada kendaraan sebagai langkah pengamanan tambahan,” pungkasnya.

Kapolres berharap kerja sama aktif antara warga dan kepolisian terus ditingkatkan guna menciptakan lingkungan yang aman dan tertib. ***

Tinggalkan Balasan

>