Netizen Soroti Proses Pelaporan Dugaan Pemotongan Dana Hibah BSPS 2024 di Sumenep

- Redaksi

Kamis, 20 Maret 2025 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: (Ilustrasi) Netizen saat berkomentar di akun media sosial Batu Kencana mengungkapkan kejanggalan BSPS 2024 di Sumenep. @by_News9.id

Foto: (Ilustrasi) Netizen saat berkomentar di akun media sosial Batu Kencana mengungkapkan kejanggalan BSPS 2024 di Sumenep. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Dugaan pemotongan dana hibah Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) 2024 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus menjadi sorotan netizen.

Pasalnya, sejumlah penerima bantuan mengaku tidak memegang buku rekening sendiri, melainkan dipegang oleh perangkat desa atau pihak CV yang terlibat dalam pelaksanaan.

Seorang netizen di akun media sosial Batu Kencana mengungkapkan kejanggalan tersebut.

“Penerima hibah BSPS tidak memegang buku rekening, semua dipegang oleh perangkat atau CV. Pelaksanaannya juga tidak maksimal, jumlah bahan di lapangan fariatif ditempat lain ada yang lebih dari Rp 5 jutaan,” tulisnya.

Menanggapi hal itu, Ainur Rahman, seorang kreator konten Sumenep, mengungkapkan hal serupa juga pernah diberitakan oleh media online Limadetik.com.

Baca Juga:  Ketua AMSB Sumenep Mengucapkan HPN 2025

Ia menjelaskan bahwa buku rekening penerima BSPS sempat dikumpulkan oleh aparat desa di balai desa.

Perlu diketahui, program Hibah BSPS itu bersifat swakelola, dengan rincian Rp 17,5 juta untuk belanja bahan material dan Rp 2,5 juta untuk ongkos tukang atau pekerja.

“Dalam prosesnya, ada fasilitator yang mengadvokasi mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga penyusunan SPJ (Surat Pertanggungjawaban). Jika pekerjaan ini dilakukan oleh pihak ketiga, itu sudah menyalahi prosedur,” terang Ainur Rahman kepada News9.id, Kamis (20/3/2025).

Ainur berharap dan meminta aparat penegak hukum dapat menindaklanjuti dugaan tersebut dengan serius.

“Kita tunggu saja hasil penyelidikan dari unit pidkor Polres Sumenep. Mohon bersabar, ini masih bulan Ramadhan,” tandasnya. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Pelaku seorang ASN berinisial S, yang bertugas di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Sumenep, @by_News9.id

HUKUM & KRIMINAL

ASN DPUTR Sumenep Diduga Aniaya Warga, Korban Malah Dilaporkan Balik

Minggu, 9 Agu 2026 - 19:14 WIB

FOTO: Pria terduga pelaku saat diamankan aparat kepolisian. @by_News9.id

PERISTIWA

Perempuan Asal Songgon Tewas di Rumah Pasangan Siri

Minggu, 9 Agu 2026 - 18:04 WIB