BeritaDaerah

Perkuat Peran Sosial, RAPI Jawa Timur Mantapkan Program Pengabdian Masyarakat

133
×

Perkuat Peran Sosial, RAPI Jawa Timur Mantapkan Program Pengabdian Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Perkuat Peran Sosial, RAPI Jawa Timur Mantapkan Program Pengabdian Masyarakat
FOTO: RAPI Daerah Jawa Timur saat menggelar Rapat Pengurus Daerah (Rapida) di Villa Delta Loka. @by_News9.id

SIDOARJO, NEWS9 – Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Daerah Jawa Timur menggelar Rapat Pengurus Daerah (Rapida) di Villa Delta Loka milik Pemkab Sidoarjo pada Sabtu, 11 April 2026.

Pertemuan strategis ini mempertegas komitmen organisasi dalam memperkuat fungsi komunikasi sebagai instrumen pengabdian masyarakat dan bantuan darurat.

Dipimpin langsung oleh Ketua RAPI Daerah Jawa Timur, Aeb Saifudin (JZ13JVX), rapat itu menjadi momentum evaluasi sekaligus penyelarasan program kerja nasional ke tingkat daerah.

Dalam arahannya, Aeb menekankan bahwa keberadaan RAPI harus dirasakan manfaatnya secara nyata oleh warga Jawa Timur, khususnya dalam situasi kritis.

“RAPI bukan sekadar hobi berkomunikasi, tetapi lebih dititikberatkan pada komunikasi sosial, pengabdian masyarakat, dan bantuan darurat. Kita adalah jembatan informasi saat jalur komunikasi formal mengalami kendala,” ujar Aeb Saifudin di hadapan para pengurus.

Dalam rapat tersebut, dipaparkan lima program unggulan yang menjadi fokus utama RAPI Jatim ke depan:

1. Respons Cepat Tanggap Darurat

Melalui unit Tim Reaksi Cepat Informasi Komunikasi Publik (TRC-IKP), anggota RAPI disiagakan sebagai garda terdepan dalam penyampaian informasi kebencanaan.

Keunggulan frekuensi radio yang tetap stabil saat jaringan seluler terputus menjadi modal utama dalam membantu penanganan gempa, banjir, maupun erupsi gunung berapi di wilayah Jawa Timur.

Selain itu, Dukungan Komunikasi (Dukom) pada arus mudik Lebaran serta Natal dan Tahun Baru tetap menjadi agenda rutin bersama pihak kepolisian.

2. Penguatan Bakti Sosial (Bankom)

RAPI berkomitmen meningkatkan kualitas Bantuan Komunikasi (Bankom) untuk kegiatan kemasyarakatan berskala besar serta mempercepat pelaporan kejadian darurat, seperti kecelakaan lalu lintas atau gangguan keamanan, langsung kepada pihak berwajib melalui frekuensi kerja.

3. Konsolidasi Melalui Jaring Komunikasi (Net)

Aktivitas Net Malam di tingkat Kabupaten/Kota akan terus digalakkan. Selain sebagai ajang silaturahmi (check-in), kegiatan ini berfungsi sebagai kanal resmi penyebaran informasi regulasi terbaru kepada seluruh anggota secara serentak.

4. Peningkatan Kapasitas SDM

Untuk menjaga profesionalisme, program Bimbingan Organisasi (BO) bagi anggota baru dan latihan lapangan simulasi komunikasi darurat (HT/Mobile) akan diperketat.

Hal itu guna memastikan setiap anggota memahami etika berkomunikasi dan aspek legalitas sesuai aturan Pemerintah.

5. Akselerasi RAPI Digital

Menjawab tantangan zaman, RAPI Jatim terus mendorong integrasi teknologi analog ke digital. Penggunaan sistem Gateway (VHF/UHF ke internet) dan digitalisasi keanggotaan melalui RAPI Online (IKRAP) dipastikan akan mempermudah pendataan dan perizinan anggota di wilayah Jawa Timur.

Seluruh operasional dan program kerja RAPI Daerah Jawa Timur dijalankan dengan kepatuhan penuh terhadap Peraturan Menteri Kominfo No. 17 Tahun 2018.

Penggunaan pita frekuensi 11 meter (HF) dan 2 meter (VHF) tetap diawasi secara ketat agar berjalan sesuai peruntukannya demi kepentingan publik.

Melalui pertemuan di Sidoarjo tersebut, RAPI Jawa Timur berharap sinergi antar pengurus dan anggota semakin solid, sehingga organisasi itu tetap menjadi mitra strategis pemerintah dalam penyebaran informasi yang cepat, akurat, dan bermanfaat. ***

Tinggalkan Balasan