BeritaSosial

Polres Sumenep Bedah Rumah Warga Kurang Mampu

145
×

Polres Sumenep Bedah Rumah Warga Kurang Mampu

Sebarkan artikel ini
Polres Sumenep Bedah Rumah Warga Kurang Mampu
FOTO: Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda, saat memimpin langsung kegiatan bakti sosial dan peletakan batu pertama program Bedah Rumah milik Bapak Sadimen, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Kepedulian Polres Sumenep terhadap masyarakat kurang mampu kembali diwujudkan melalui program kemanusiaan.

Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda, memimpin langsung kegiatan bakti sosial dan peletakan batu pertama program Bedah Rumah milik Bapak Sadimen, warga Desa Juluk, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Kamis (30/10/2025).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi warga yang tinggal di rumah tidak layak huni.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Sumenep juga menyerahkan bantuan sosial kepada keluarga penerima manfaat sebagai bentuk empati dan dukungan moral.

Diketahui, Bapak Sadimen tinggal bersama keluarganya di rumah kecil dengan kondisi bangunan yang rapuh dan jauh dari kata layak.

Melihat kondisi itu, Polres Sumenep berinisiatif menghadirkan hunian yang lebih aman, nyaman, dan sehat melalui program Bedah Rumah Polri Peduli.

Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda, menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, namun juga pada kegiatan sosial yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya sekadar memperbaiki rumah warga, tetapi juga mempererat ikatan kebersamaan antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Sumenep,” ujarnya.

Sementara itu, Bapak Sadimen mengungkapkan rasa haru dan terima kasih atas kepedulian Polres Sumenep.

Ia berharap proses pembangunan berjalan lancar hingga selesai sehingga keluarganya dapat segera menempati rumah yang lebih layak.

Kegiatan peletakan batu pertama itu turut dihadiri oleh Kabag SDM, Kasat Intelkam, Kapolsek Saronggi, Kepala Desa Juluk, serta tokoh masyarakat setempat.

Proses pembangunan akan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan masyarakat sekitar dan dukungan personel Polri. ***

Tinggalkan Balasan

>