SAMPANG, NEWS9 – Ajang pencarian bakat dangdut D’Academy 8 yang digelar Indosiar kembali menyedot perhatian publik.
Salah satu peserta yang mencuri perhatian adalah Sahwan, pemuda asal Kecamatan Tambelengan, Kabupaten Sampang, Jawa Timur.
Di tengah keterbatasan ekonomi dan latar belakang keluarga broken home, langkahnya ke panggung nasional menjadi perhatian tersendiri bagi masyarakat Madura.
Dukungan moral pun mengalir, salah satunya dari Keluarga Besar Sampang Water Park dan organisasi kemasyarakatan Madura Asli Daerah Anak Serumpun (MADAS).
Ketua Umum MADAS Serumpun yang juga pemilik Sampang Water Park, H. Moh. Toha, SH., MH., menyatakan secara tegas komitmennya untuk mengawal perjuangan Sahwan hingga garis akhir.
“Sebagai sesama warga Sampang, sudah selayaknya kita memberi dukungan penuh. Sahwan adalah putra daerah yang harus kita kawal bersama di Indosiar. Saya sendiri akrab dengan dunia produksi Indosiar dan pernah terlibat dalam sejumlah judul sinetron di sana,” ujar Aba Toha, sapaan akrabnya, saat ditemui di Sampang Water Park, Rabu (1/7).
Lebih lanjut, Aba Toha menyebutkan bahwa dukungan ini bukan sekadar simbolik. Ia akan mengajak seluruh anggota MADAS untuk memobilisasi dukungan secara terstruktur.
“Dulu Irwan bisa meraih juara 3, Valen juara 2. Kini giliran Sahwan asal Kabupaten Sampang yang kita targetkan meraih juara 1 di Akademi 8 Indosiar. Ayo Madura bersatu, dukung Sahwan family!” serunya dengan penuh semangat.
Dukungan moral dan sosial dari komunitas lokal ini menjadi modal penting bagi Sahwan yang berjuang tidak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga membawa nama baik daerah.
“Meski demikian posisi Sahwan di panggung D’Academy 8 masih dalam tahap kompetisi ketat,” pungkasnya. ***












