SAMPANG, NEWS9 – Semangat baru menyala di tengah hangatnya Sabtu pagi (5/7) di Aula SMKN 2 Sampang, Jawa Timur.
Puluhan pemuda dari lima kecamatan berkumpul dalam satu momen penting Pelantikan Raya Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) zona 2 Kabupaten Sampang.
Kegiatan bertajuk “Sinergitas Pemuda, Menuju Indonesia Emas” itu tak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum konsolidasi dan penguatan peran strategis pemuda dalam pembangunan daerah.
Lima kecamatan yang tergabung dalam zona 2 ini meliputi Sampang, Pangarengan, Camplong, Omben, dan Kedungdung.
Pelantikan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur strategis, mulai dari jajaran Majelis Pemuda Indonesia (MPI), pengurus DPD KNPI Sampang, hingga jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), seperti Kasat Intelkam Polres Sampang, perwakilan Kodim 0828, serta camat dan unsur TNI-Polri dari masing-masing kecamatan.
Kegiatan diawali dengan penyerahan santunan kepada anak yatim oleh Ketua DPD KNPI Sampang, Nurul Huda, S.H.I., M.H., sebagai bentuk kepedulian sosial dari organisasi kepemudaan tersebut.
Dilanjutkan dengan laporan kegiatan oleh Ketua Panitia, Samsul Arifin, yang juga menjabat sebagai Ketua DPK KNPI Camplong.
Puncak pelantikan ditandai dengan penyerahan bendera pataka dari Ketua Harian DPD KNPI Sampang, Wavi Anas, S.Pd., kepada perwakilan pengurus terlantik, serta penandatanganan pakta integritas oleh lima ketua DPK zona 2.
Prosesi tersebut menegaskan komitmen moral dan organisatoris untuk menjalankan amanah kepemimpinan secara bertanggung jawab.
Dalam sambutannya, Camat Sampang, Aminullah, S.Pd., M.Si., menekankan pentingnya semangat inovatif, integritas, dan kolaborasi di kalangan pengurus DPK.
Ia mengajak para pemuda untuk menjadi mitra aktif pemerintah dalam mewujudkan program pembangunan di wilayah masing-masing.
“Pemuda hari ini harus mampu membangun sinergi dengan Forkopimcam dan Pemerintah Desa. Kolaborasi adalah kunci agar program-program kepemudaan dapat selaras dengan arah pembangunan di tingkat kecamatan,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua DPD KNPI Sampang, Nurul Huda, menggarisbawahi bahwa KNPI bukanlah entitas oposisi terhadap pemerintah.
“Tidak ada sejarahnya KNPI berhadap-hadapan dengan pemerintah. KNPI adalah mitra yang berjalan beriringan, membantu mengawasi program dan memastikan manfaatnya dirasakan masyarakat,” tegas anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PPP itu.
Ia juga menambahkan, jika ditemukan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan program pemerintah, kritik harus disampaikan secara elegan, konstruktif, dan berbasis data.
“Tugas kita bukan mencederai niat baik pemerintah, tetapi menjaga agar niat itu tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” tambahnya.
Nurul Huda berharap, para pemuda di zona 2 mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat, menghadirkan gagasan cerdas, dan turut memperkuat pembangunan kapasitas sumber daya manusia, khususnya di kalangan generasi muda.
Dengan pelantikan tersebut, harapan besar disematkan pada para pengurus baru DPK KNPI zona 2.
Mereka diharapkan mampu merespons persoalan sosial yang ada dengan solusi kreatif dan inovatif.
Lebih dari sekadar organisasi, KNPI diharapkan menjadi ruang lahirnya pemimpin-pemimpin muda yang tangguh, visioner, dan siap mendampingi laju pembangunan nasional dari akar rumput.
Sebagaimana tema yang diusung, pelantikan ini bukan hanya simbol pergantian struktur, tetapi sebuah gerakan kolektif menuju Indonesia Emas di mana pemuda tidak lagi hanya menjadi penonton, melainkan aktor utama perubahan. ***













>