SUMENEP, NEWS9 – Peredaran narkoba di Pulau Masalembu, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kian memprihatinkan.
Ironisnya, transaksi barang haram itu berlangsung nyaris tanpa hambatan, bahkan disebut-sebut hanya berjarak puluhan meter dari kantor Polsek setempat.
Sejumlah warga Masalembu mulai angkat suara.
Suparto, salah satu pemuda setempat, mengungkapkan transaksi narkoba di pulau kecil tersebut kini mengalami peningkatan signifikan.
Ia menilai, lemahnya penegakan hukum menjadi celah suburnya peredaran narkotika.
“Bayangkan, rumah yang dijadikan tempat transaksi narkoba hanya berjarak sekitar 60 meter dari Polsek Masalembu. Siang hari pun transaksi berjalan lancar, apalagi malam hari sudah menjadi pemandangan biasa. Ini mencerminkan hukum sengaja ‘dimainkan’,” tegas Suparto, Minggu (6/7/2025).
Suparto menambahkan, masyarakat semakin resah karena aparat penegak hukum terkesan tutup mata.
Dirinya menduga ada oknum yang ‘bermain’, sehingga peredaran narkoba semakin marak.
“Uang seolah menjadi raja. Dengan uang, semuanya bisa tunduk. Itu menjadi doktrin di lapangan. Faktanya, Masalembu kini seperti pasar narkoba yang bebas dikunjungi,” geram Suparto.
Ia mendesak Kapolri dan Kapolda Jawa Timur turun tangan langsung membongkar praktik kotor tersebut.
Suparto berharap ada tindakan nyata, bukan sekadar operasi formalitas tanpa hasil.
“Kalau Kapolri dan Kapolda benar-benar serius ingin memberantas narkoba, Masalembu harus menjadi atensi khusus. Jangan biarkan pulau kecil ini rusak gara-gara narkoba,” pungkasnya. ***












