BeritaPendidikan

SMAN 1 Cluring Gelar P5, Membentuk Pelajar Berkarakter Pancasila dan Berwawasan Masa Depan

429
Foto: Pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMA Negeri 1 Cluring, @by_News9.id
Foto: Pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMA Negeri 1 Cluring, @by_News9.id

BANYUWANGI, News9 – Dunia pendidikan di Kabupaten Banyuwangi terus menunjukkan kemajuan signifikan dalam membentuk generasi penerus berkarakter kuat sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Salah satu buktinya adalah pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMA Negeri 1 Cluring pada Selasa, 17 Desember 2024.

Dengan mengusung tema “Suara Demokrasi dan Hidup Berkelanjutan, Bhinneka Tunggal Ika, serta Kewirausahaan,” kegiatan ini menghadirkan berbagai praktik nyata untuk memperkuat karakter peserta didik.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Pendidikan Jawa Timur Wilayah Kabupaten Banyuwangi, Ahmad Jaenuri, S.Pd., M.Pd, bersama wali murid, staf, serta dewan guru SMAN 1 Cluring.

Acara pembukaan P5 ini turut diwarnai dengan pemberian penghargaan serta uang pembinaan kepada siswa berprestasi.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kacabdin Ahmad Jaenuri.

Salah satu wali murid yang hadir memberikan harapan besar kepada pihak sekolah agar anak-anak mereka berhasil di masa depan.

“Sukseskan anak kami di sekolah ini,” ucapnya saat dimintai kesan dan pesan secara langsung oleh Kacabdin.

Dalam sambutannya, Kepala SMAN 1 Cluring, Imam Nursamsudin, S.T., M.Pd, menegaskan bahwa gelar karya P5 ini merupakan bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka Belajar (KMB).

“Besar harapan kami, kegiatan ini dapat semakin menguatkan karakter Pancasila di setiap siswa. Nilai-nilai Pancasila yang dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat, akan membentuk generasi mandiri, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” jelas Imam Nursamsudin.

Sementara itu, Kacabdin Ahmad Jaenuri menambahkan bahwa penerapan P5 telah sesuai dengan Permendikbud Nomor 12 Tahun 2014 yang menekankan metode pembelajaran berbasis proyek.

Melalui metode ini, lanjut dia, siswa didorong untuk lebih kreatif dan mandiri dalam menyelesaikan berbagai tantangan.

“Program ini membuka ruang bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas, memasarkan hasil karya mereka, dan memperoleh pengalaman nyata dalam berkarya. Tidak hanya berkreasi, siswa juga belajar nilai-nilai kewirausahaan yang sangat penting di era sekarang,” tutur Jaenuri.

Program P5 dirancang untuk menciptakan profil pelajar yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, mandiri, gotong royong, berkeberagaman global, bernalar kritis, dan kreatif.

“Dengan adanya program ini, diharapkan siswa SMAN 1 Cluring mampu menjadi generasi unggul yang berkontribusi positif bagi bangsa dan negara,” tutup Jaenuri. ***

Exit mobile version