SAMPANG, NEWS9 – Cahaya prestasi memancar dari timur Pulau Madura. SMAN 1 Sampang, Madura mencetak sejarah membanggakan dengan memborong enam gelar juara dalam ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat kabupaten tahun 2025.
Tak berhenti di situ, torehan gemilang juga berlanjut di ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).
Gelaran FLS2N yang diselenggarakan oleh Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Kabupaten Sampang pada 17 hingga 19 Juni lalu menjadi panggung unjuk gigi kreativitas dan talenta siswa SMA sederajat.
Dari 14 jenis lomba yang dipertandingkan, SMAN 1 Sampang ikut serta dalam 8 cabang seleksi dan berhasil memboyong gelar juara di 6 di antaranya.
Di antaranya, Diah Widayanti tampil memukau di cabang Cipta Lagu dan menyabet Juara 1.
Capaian serupa juga diraih dalam Seleksi Jurnalistik serta Komik Digital, keduanya sukses meraih predikat Juara 1.
Tak kalah membanggakan, para siswa juga meraih Juara 2 pada Fotografi dan Baca Puisi, serta Juara 3 dalam Menulis Cerita Pendek.
Sementara itu, dalam O2SN untuk cabang Pencak Silat Seni Tunggal Putri, SMAN 1 Sampang kembali menorehkan prestasi dengan menyabet Juara 1, menunjukkan bahwa tak hanya di seni dan literasi, siswa-siswi sekolah ini juga tangguh di gelanggang olahraga.
Kepala SMAN 1 Sampang, Sukardi, S.Pd., M.Pd., yang ditemui di ruang kerjanya di Jalan Jaksa Agung Suprapto No. 73, Kelurahan Gunung Sekar, selasa(24/6), mengungkapkan rasa syukur dan bangganya.
Ia menekankan bahwa prestasi ini merupakan hasil kerja tim yang solid antara guru, siswa, dan dukungan penuh dari para orang tua.
“Keberhasilan ini tidak terlepas dari sinergi semua pihak, dan kami terus berkomitmen untuk mempersiapkan siswa lebih matang di jenjang berikutnya. Yang akan mewakili Kabupaten Sampang ke tingkat Provinsi tentu akan kami dampingi secara khusus,” ujar Sukardi.
Salah satu bentuk keseriusan itu adalah pendampingan intensif sejak enam bulan sebelum lomba digelar.
Bahkan, untuk menghadapi seleksi tingkat provinsi, sekolah berencana mendatangkan instruktur dari luar serta mentor berpengalaman yang pernah mengikuti ajang serupa.
Di balik pencapaian ini, SMAN 1 Sampang memang dikenal aktif dalam membina siswa melalui beragam kegiatan ekstrakurikuler.
Setiap bidang didampingi guru pembina sesuai kompetensinya, menciptakan ruang tumbuh yang sehat bagi kreativitas dan semangat kompetisi siswa.
Abd Hamid, Wakil Kepala Sekolah yang turut mendampingi, menambahkan bahwa strategi ini adalah bagian dari upaya sekolah dalam membentuk karakter siswa yang tangguh, kompetitif, dan percaya diri.
Keberhasilan SMAN 1 Sampang bukan sekadar soal piala, tapi tentang bagaimana sekolah ini berhasil membangun budaya prestasi di tengah keterbatasan.
Dari sebuah kota kecil di Madura, mereka kini melangkah menuju panggung yang lebih besar membawa harapan, bakat, dan semangat juang anak negeri.
“Dari Sampang, cahaya pendidikan itu menyala terang” pungkasnya. ***












