BeritaPemerintahan

Smart Farming Hortikultura Diresmikan, Wabup Sumenep Dorong Petani Melek Teknologi

97
×

Smart Farming Hortikultura Diresmikan, Wabup Sumenep Dorong Petani Melek Teknologi

Sebarkan artikel ini
Smart Farming Hortikultura Diresmikan, Wabup Sumenep Dorong Petani Melek Teknologi
FOTO: Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, (kanan), usai meresmikan Kawasan Smart Farming Hortikultura di Desa Kasengan, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus mendorong transformasi sektor pertanian menuju sistem yang modern, efisien, dan berbasis teknologi.

Salah satu langkah strategis itu diwujudkan melalui peresmian Kawasan Smart Farming Hortikultura di Desa Kasengan, Kecamatan Manding, Kamis (18/12/2025).

Kawasan tersebut dirancang untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus kesejahteraan petani melalui pemanfaatan teknologi digital.

Program itu diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan sektor pertanian, mulai dari perubahan iklim, keterbatasan lahan, hingga tuntutan pasar yang semakin kompetitif.

Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, mengatakan kehadiran kawasan smart farming hortikultura tidak hanya berorientasi pada peningkatan hasil pertanian, tetapi juga sebagai upaya membangkitkan minat generasi muda untuk terjun ke dunia pertanian dengan pendekatan yang lebih inovatif.

“Kami berharap kawasan smart farming ini mampu membangkitkan semangat masyarakat, khususnya generasi muda, agar tertarik menekuni sektor pertanian dengan memanfaatkan teknologi,” ujar Wabup di sela-sela peresmian.

Ia menegaskan, kawasan tersebut diharapkan menjadi percontohan bagi petani di wilayah lain dalam mengembangkan komoditas unggulan daerah yang memiliki nilai ekonomi tinggi, sehingga dapat menjadi penopang perekonomian Kabupaten Sumenep ke depan.

Menurutnya, pengelolaan yang terarah dan berkelanjutan akan mendorong peningkatan produktivitas sekaligus memberikan nilai tambah bagi hasil pertanian lokal.

“Penerapan teknologi dalam smart farming hortikultura merupakan jawaban atas berbagai persoalan pertanian, mulai dari perubahan iklim, keterbatasan lahan, hingga fluktuasi harga pasar,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wabup mengungkapkan bahwa hasil pertanian dari program Smart Farming Hortikultura telah berhasil menembus pasar modern, seperti Indomaret dan jaringan ritel lainnya.

Hal tersebut menjadi bukti bahwa produk pertanian lokal Sumenep mampu bersaing dan memenuhi standar kualitas pasar.

“Kami mengajak generasi muda untuk tidak ragu terjun ke sektor pertanian dengan pendekatan yang lebih modern dan berbasis teknologi,” pungkasnya.

Diketahui, Kawasan Smart Farming Hortikultura Desa Kasengan dilengkapi dengan sejumlah fasilitas, di antaranya green house tanaman selada dan melon, sebagai komoditas unggulan yang bernilai ekonomi tinggi. ***

Tinggalkan Balasan

>