BeritaDaerah

Sumenep Hidupkan Semangat Bung Karno Lewat Kalender Event Juni

322
×

Sumenep Hidupkan Semangat Bung Karno Lewat Kalender Event Juni

Sebarkan artikel ini
FOTO: (isitewa) Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH., MH. @by_News9.id
FOTO: (istimewa) Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH., MH. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Peringatan Bulan Bung Karno setiap Juni bukan sekadar seremoni tahunan di Kabupaten Sumenep, melainkan wujud nyata penghormatan terhadap Ir. Soekarno sebagai proklamator dan tokoh pemersatu bangsa.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan peringatan itu menjadi momentum penting untuk merefleksikan nilai-nilai perjuangan dan kebangsaan yang diwariskan Bung Karno.

“Bung Karno bukan sekadar tokoh politik. Ia adalah simbol perjuangan dan pemersatu bangsa. Tanpa beliau, mungkin Indonesia tak seperti sekarang. Oleh karena itu, setiap tahun kita gelar kegiatan positif sebagai bentuk penghormatan dan refleksi atas jasa beliau,” kata Bupati Fauzi, Kamis (26/6/2025).

Pemkab Sumenep mengemas peringatan Bulan Bung Karno dalam bentuk Kalender Event Juni, yang memadukan aspek edukasi, kebudayaan, hingga pemberdayaan ekonomi kreatif.

Seluruh kegiatan melibatkan berbagai unsur masyarakat, terutama pelaku UMKM lokal.

Beberapa agenda menarik dalam peringatan Bulan Bung Karno antara lain, Festival budaya dan pentas seni, Pidato dan pembacaan puisi kebangsaan.

Kemudian, Bazar UMKM dan kuliner khas dari resep legendaris Mustika Rasa, Lomba-lomba bertema nasionalisme, dan Event spesial “Ev Day Bung Karno” serta masih banyak agenda lain yang tak kalah inspiratif.

“Kegiatan ini tidak hanya untuk mengenang sejarah, tapi juga menjadi ruang produktif bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong ekonomi kerakyatan,” ujar Bupati Fauzi.

Ia menambahkan, seluruh program itu sejalan dengan gagasan besar Bung Karno tentang Trisakti berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan.

Ir. Soekarno, yang lahir pada 6 Juni 1901, adalah pemimpin besar yang tidak hanya memproklamasikan kemerdekaan bersama Mohammad Hatta, tapi juga merumuskan dasar negara Pancasila dan memprakarsai konsep Gotong Royong serta Nasakom sebagai pilar sosial-politik Indonesia.

Bulan Juni menjadi simbolis karena dalam bulan ini Bung Karno lahir (6 Juni), mencetuskan Pancasila (1 Juni), dan wafat (21 Juni). Maka tidak heran bila secara nasional, Juni diperingati sebagai Bulan Bung Karno.

Upaya Kabupaten Sumenep dalam menghidupkan kembali semangat Bung Karno patut dicontoh.

Tidak hanya menjadi ajang seremoni, peringatan tersebut juga memperkuat nilai nasionalisme, kemandirian ekonomi, dan pelestarian budaya di tengah era modern.

“Harapannya, semangat Bung Karno tidak hanya dikenang, tapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kita ingin generasi muda Sumenep tumbuh dengan jiwa patriotik dan semangat membangun negeri,” pungkas Bupati Fauzi. ***

Tinggalkan Balasan

>