SUMENEP, NEWS9 – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep terus menunjukkan kiprah positif dalam pengembangan pertanian lokal.
Baru-baru ini, DKPP Sumenep mendapatkan kesempatan emas untuk memperkenalkan komoditas unggulannya kepada Kerajaan Kedah, Malaysia.
Momentum tersebut terjadi saat menghadiri diskusi sekaligus penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait pengembangan varietas padi unggul HMS 700.
Acara tersebut digagas oleh Pusat Kajian Pertanian Organik Terpadu (PKPOT) dan berlangsung di Malang pada Rabu, 16 April 2025.
Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, secara langsung membawa sejumlah komoditas unggulan daerahnya untuk dipresentasikan kepada delegasi Malaysia.
Komoditas yang dikenalkan meliputi kelor, kelapa, bawang merah, serta produk olahan seperti bawang goreng merah.
“Kami ingin menunjukkan bahwa pertanian Sumenep punya potensi besar untuk berkembang, tidak hanya di pasar nasional tapi juga internasional,” ujar Chainur, Rabu (16/4/2025).
Respons positif datang dari pihak Kerajaan Kedah. Beberapa sampel produk bahkan langsung dibawa pulang oleh delegasi Malaysia untuk diuji coba lebih lanjut.
“Mereka sangat tertarik dengan kualitas produk kami. Ini tentu menjadi sinyal baik untuk pengembangan pasar ekspor,” lanjutnya.
Chainur menyebutkan, keberhasilan memperkenalkan komoditas lokal dalam forum tersebut membuka peluang besar bagi Sumenep untuk menembus pasar ekspor, khususnya ke Malaysia.
“Dengan kualitas yang kami miliki, saya yakin komoditas dari Sumenep mampu bersaing di pasar global,” tambahnya optimis.
Ia juga menegaskan pentingnya penguatan kualitas produk agar mampu memenuhi standar ekspor internasional.
DKPP Sumenep berkomitmen untuk terus mendampingi petani dan pelaku usaha lokal dalam hal peningkatan mutu, pengemasan, dan pemahaman terhadap kebutuhan pasar global.
“Kami akan memperkuat pelatihan serta pembinaan kepada para pelaku pertanian agar produk mereka benar-benar siap ekspor,” tegas Chainur.
DKPP berharap, kerja sama tersebut dapat menjadi pintu pembuka bagi produk-produk lokal Sumenep untuk melebarkan sayap ke pasar dunia, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan petani.
“Semoga ini menjadi awal yang baik dalam membangun jejaring pasar internasional untuk komoditas-komoditas unggulan Sumenep,” pungkas Chainur. ***
