LUMAJANG, NEWS9 – Puluhan warga Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang hari ini, Jum’at 12/12/2025 gelar demo tuntut penutupan aktivitas penambangan galian c di Dusun Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh.
Jajaran Tim gabungan dari kepolisian resort Lumajang, TNI sekitar 40 personil dipimpin langsung oleh Akp. Sarjito selaku Kasat Sabhara Polres Lumajang.
Agus selaku perwakilan dari warga menyampaikan tuntutan agar aktivitas penambangan di Utara tanggul sungai di lokasi tersebut dihentikan selamanya dengan alasan kekhawatiran luapan lahar panas maupun dingin gunung Semeru dapat membahayakan pemukiman penduduk.
Selanjutnya warga memperbolehkan melanjutkan aktivitas penambangan yang lokasinya di sebelah selatan sungai.
“Untuk sementara kami mengikuti saja kemauan warga, namun kami menunggu lebih lanjut dari keputusan pimpinan perusahaan kami,” ungkap Subeno, selaku perwakilan dari penambang ketika dikonfirmasi News9.id.
Dari hasil kesepakatan sementara antara perwakilan warga dan perwakilan dari pihak penambang, segala aktivitas penambangan harus berhenti.
“Semua alat berat dikeluarkan dari area tambang sampai ada keputusan lebih lanjut,” ungkap Andhi selaku Kabag perencanaan Polres Lumajang yang memimpin negoisasi antara warga dan perwakilan penambang.
Awak media News9.id juga menkonfirmasi kepada mantan Kades Pasrujambe, Junaedi S.H, yang sejak awal juga Aktif dalam Pengurusan Tambang tersebut.
“Saya sudah tidak aktif dan bukan lagi sebagai Pengurus Tambang yang dipersoalkan oleh warga Sumberwuluh Kecamatan Candipuro,” ujar Junaedi.
Pantauan awak media unjuk rasa berjalan tertib dan kondusif masing-masing pihak mematuhi kesepakatan, setelah semua kendaraan berat keluar dari lokasi penambangan, para warga meninggalkan area penambangan, namun para petugas kepolisian masih siap siaga sampai hari Sabtu 13 Desember 2025 antisipasi hal hal yg tidak diinginkan di sekitar lokasi. ***
