Proyek Tanpa Papan Nama di JLT Lumajang Jadi Sorotan Publik

- Redaktur

Sabtu, 16 November 2024 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Proyek pembatas jalan di pertigaan JLT Tukum, @by_News9.id

Foto: Proyek pembatas jalan di pertigaan JLT Tukum, @by_News9.id

LUMAJANG, News9 – Sebuah proyek pembatas jalan di pertigaan lampu lalu lintas Tukum dan Jalan Lintas Timur (JLT) Lumajang kembali memicu perhatian warga.

Pasalnya, proyek yang terlihat dikerjakan pada Sabtu (16/11/2024) tersebut tidak dilengkapi dengan papan nama pelaksanaan kegiatan, sehingga sumber anggaran, jumlah dana, dan pihak pelaksana tidak diketahui.

Salah seorang pekerja di lokasi menyebut proyek tersebut dikerjakan oleh seorang pelaksana bernama Junaidi. Hal ini dibenarkan oleh Junaidi saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

“Iya benar itu saya yang mengerjakan,” ujarnya singkat.

Lebih lanjut, Junaidi menyatakan bahwa proyek tersebut merupakan pekerjaan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Lumajang.

Baca Juga:  Misteri Order Pasal 170 dalam Kasus ODGJ Sapudi

Namun, hingga berita ini diterbitkan, ia belum memberikan detail mengenai sumber anggaran, nama CV pelaksana, atau alasan ketiadaan papan informasi proyek.

Ditempat terpisah, Ketua LSM AMPEL, Arsyad Subekti saat diminta statement sangat menyayangkan adanya hal tersebut.

“Ketiadaan papan nama proyek melanggar asas transparansi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik”, papar Arsyad

“UU tersebut mengatur bahwa setiap warga berhak mendapatkan informasi publik, termasuk informasi terkait proyek pemerintah”, pungkasnya.

Pelanggaran terhadap aturan tersebut dapat dikenai sanksi pidana.

Baca Juga:  Pastikan Aman dan Lancar, Kapolres Pantau Arus Mudik di Pelabuhan Cangkarman

Kasus seperti ini kerap memicu kecurigaan publik terhadap potensi penyimpangan dalam pelaksanaan proyek.

Warga berharap pihak berwenang segera memberikan klarifikasi dan memastikan pelaksanaan proyek berjalan transparan sesuai aturan. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, bersama jajaran pemerintah daerah saat audiensi  dengan Kemenhub Republik Indonesia. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Pemkab Sumenep Perkuat Konektivitas Laut

Senin, 24 Agu 2026 - 15:14 WIB

FOTO: H. Gufron, saat proses pembelian dengan pemeriksaan dan penilaian kualitas tembakau di gudang utama Haswal Group. @by_News9.id

EKONOMI BISNIS

Siap Serap Hasil Panen Tembakau, Haswal Group Buka Pembelian Perdana

Senin, 24 Agu 2026 - 14:51 WIB