Jembatan Penghubung Dua Desa di Jalan Kabupaten Kecamatan Pasirian Rusak Parah, Warga Nekat Melintas

- Redaksi

Kamis, 21 November 2024 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kondisi Jembatan Penghubung Desa Madurejo dan Desa Pasirian di jalan Kabupaten, @by_News9.id

Foto: Kondisi Jembatan Penghubung Desa Madurejo dan Desa Pasirian di jalan Kabupaten, @by_News9.id

LUMAJANG, News9 – Warga Desa Madurejo, dan Desa Pasirian, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, mengeluhkan lambatnya penanganan atas kerusakan jembatan penghubung antar dua desa di jalan kabupaten yang terletak di Dusun Dompyong, Desa Madurejo dan Dusun Tegir, Desa Pasirian.

Kerusakan yang telah berlangsung lebih dari lima tahun membuat jembatan dipasangi portal penghalang sebagai tanda tidak layak dilalui.

Meski demikian, warga dari kedua desa tetap nekat melintasi jembatan tersebut dengan alasan akses melalui jalan nasional terlalu jauh.

“Jembatan ini sangat penting untuk aktivitas sehari-hari. Kalau harus memutar, jaraknya jauh sekali,” ujar salah seorang warga yang melintas pada Kamis (21/11/2024).

Menurut warga Dusun Tegir, Desa Pasirian, Kecamatan Pasirian, Robit (38), kerusakan jembatan disebabkan oleh usia yang sudah tua dan kurangnya perhatian dari pihak berwenang.

“Rusak sudah kurang lebih 5 tahun. Keadaannya sangat membahayakan, apalagi untuk kendaraan roda empat,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa laporan telah disampaikan kepada kepala desa masing-masing untuk diteruskan ke pihak terkait sejak awal kerusakan, tetapi hingga kini belum ada tanda-tanda perbaikan.

Baca Juga:  Anggota DPRD Kecam Aksi Represif Aparat dalam Penanganan Demonstrasi Warga

Kondisi ini memicu kekhawatiran besar di kalangan warga. Jembatan tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan kedua desa, sehingga kerusakannya mengganggu mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Warga berharap agar pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jembatan tersebut.

Baca Juga:  Enam Personel Polres Sumenep Resmi Kantongi Izin Menikah

Kerusakan infrastruktur seperti jembatan penghubung ini tidak hanya menghambat aktivitas warga, tetapi juga berpotensi mengancam keselamatan jiwa.

Perhatian dan tindakan cepat dari pihak terkait sangat diharapkan demi menjamin keamanan dan kelancaran akses masyarakat di wilayah ini. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 Disepakati

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:11 WIB