Hosnan Targetkan AMP Sapudi dan Jalan Beton Raas Mulai 2027

- Editorial Team

Rabu, 30 September 2026 - 18:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Hosnan Abrory, anggota DPRD Sumenep dari fraksi PDI Perjuangan, @by_News9.id

FOTO: Hosnan Abrory, anggota DPRD Sumenep dari fraksi PDI Perjuangan, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Anggota DPRD Sumenep asal kepulauan, Hosnan Abrory, mendorong pemerintah daerah agar pembangunan jalan di Pulau Sapudi dan Pulau Raas dapat terus ditingkatkan sehingga tidak tertinggal dari daerah lain.

Menurut wakil rakyat asal Daerah Pemilihan (Dapil) VII itu, peningkatan jalan di wilayah kepulauan perlu dimaksimalkan agar kebutuhan masyarakat terhadap akses jalan yang layak dapat terpenuhi.

Untuk itu, sambung Hosnan, pemerintah daerah perlu menyiapkan sarana pendukung untuk memperlancar pembangunan di wilayah kepulauan.

“Kami akan terus berusaha agar mulai 2027 AMP bisa berdiri di Pulau Sapudi. Dengan begitu, pembangunan jalan di Sapudi bisa menggunakan hotmix dan kualitas jalannya nantinya bisa sama seperti jalan di daratan,” katanya, Selasa, 29 September 2026.

Menurutnya, keberadaan Asphalt Mixing Plant (AMP) di Pulau Sapudi dapat menjadi salah satu solusi untuk mengatasi kendala distribusi material aspal dari daratan ke wilayah kepulauan.

Baca Juga:  Overkapasitas Kapal Sabuk Nusantara 92: Penumpang Terlantar, Nyawa Dipertaruhkan

Dengan adanya fasilitas tersebut, proses pembangunan maupun pemeliharaan jalan di Sapudi diharapkan dapat dilakukan lebih efektif dan tidak terlalu bergantung pada pengiriman material dari daratan.

Sementara untuk Pulau Raas, Ketua Fraksi PDI Perjuangan itu mengusulkan agar pembangunan jalannya menggunakan konstruksi beton atau cor, disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan infrastruktur di wilayah tersebut.

“Untuk di Raas, kami dorong agar pakai jalan cor. Untuk itu, Dinas Pekerjaan Umum (PU) perlu memiliki truk mixer beton sendiri,” paparnya.

Dengan ketersediaan peralatan milik pemerintah daerah sendiri di kepulauan, menurut Hosnan hal tersebut akan membantu memperlancar pelaksanaan pekerjaan infrastruktur.

Baca Juga:  63 Kuli Ajukan Surat Keberatan Replacement Pelabuhan Sapudi, Didukung Enam Organisasi Besar

Selain itu, pemerintah tidak harus selalu bergantung pada ketersediaan peralatan dari pihak lain ketika pembangunan jalan hendak dilaksanakan.

Hosnan berharap 2027 dapat menjadi momentum untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur jalan di Pulau Sapudi dan Raas.

“Saya berharap mulai tahun 2027, Raas dan Pulau Sapudi sudah mulai dibangun,” harapnya.

Dia juga berharap pembangunan dilakukan secara bertahap dan tidak berhenti pada satu atau dua ruas jalan saja. Sehingga kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat di kedua wilayah kepulauan tersebut dapat dipenuhi secara lebih menyeluruh.

Baca Juga:  Tingkatkan Kesejahteraan, Pemkab Sumenep Dorong Literasi Keuangan

Menurut Hosnan, pembangunan infrastruktur jalan memiliki kaitan erat dengan berbagai aktivitas masyarakat.

Selain mendukung mobilitas, jalan yang memadai juga dibutuhkan untuk menunjang kegiatan ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta aktivitas sosial masyarakat.

Lebih jauh, Hosnan meminta pemerintah daerah juga mulai menyiapkan perencanaan anggaran untuk 2028 agar pembangunan jalan di Sapudi dan Raas dapat dilanjutkan dengan cakupan yang lebih luas.

“Untuk 2028, saya berharap pekerjaan infrastruktur jalan di Pulau Raas dan Pulau Sapudi sudah tuntas,” tambahnya. ***

Facebook Comments Box

Penulis : Ifal

Editor : Seno CS

Sumber Berita: https://News9.id

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IMI Desak Evaluasi Satgas dan Transparansi PKKMB
Rakornas V Forum Dewan Pendidikan di Garut, Hasan Rohmad Dorong Reformasi Pendidikan yang Berpihak pada Realitas Daerah
Dukung Produktivitas Petani, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Madiun Salurkan Bantuan Alsintan, Bibit Alpukat dan Benih Padi
IWB Tagih Ketegasan DPP Gerindra: Sumpah Jabatan Jangan Hanya Sakral Saat Pelantikan, Lalu Dilupakan Saat Kekuasaan Diuji
Warga Langsar Laok Mulai Krisis Air Bersih, Bupati Fauzi Turun Tangan
Trotoar dan Bahu Jalan Jadi Lapak PKL, Tata Kota Sumenep yang Gagal Menata
BLT-DD Desa Kranggan Disalurkan kepada 15 Keluarga Penerima Manfaat
AMBB Dukung Gagasan Nazali Lempo: Hukum Tegak, Nelayan Sejahtera
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:45 WIB

IMI Desak Evaluasi Satgas dan Transparansi PKKMB

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Rakornas V Forum Dewan Pendidikan di Garut, Hasan Rohmad Dorong Reformasi Pendidikan yang Berpihak pada Realitas Daerah

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:33 WIB

IWB Tagih Ketegasan DPP Gerindra: Sumpah Jabatan Jangan Hanya Sakral Saat Pelantikan, Lalu Dilupakan Saat Kekuasaan Diuji

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Warga Langsar Laok Mulai Krisis Air Bersih, Bupati Fauzi Turun Tangan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Trotoar dan Bahu Jalan Jadi Lapak PKL, Tata Kota Sumenep yang Gagal Menata

Berita Terbaru

FOTO: Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, S.Si., M.IP., (tengah) saat menghadiri kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW). @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perisai Anak Jadi Andalan Diskominfo Jatim

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:07 WIB

FOTO: IMI dalam Aksi Demonstrasi di Universitas PGRI Sumenep. @by_News9.id

DAERAH

IMI Desak Evaluasi Satgas dan Transparansi PKKMB

Kamis, 15 Okt 2026 - 07:45 WIB