Penurunan Jumlah Penerima KIP 2024 di UNIBA Madura Jadi Sorotan

- Redaktur

Minggu, 12 Januari 2025 - 10:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Jumlah penerima KIP di Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura, memicu kritik tajam dari mahasiswa. @by_News9.id

Foto: Jumlah penerima KIP di Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura, memicu kritik tajam dari mahasiswa. @by_News9.id

SUMENEP, News9 – Penurunan jumlah penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) di Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura, Jawa Timur, memicu kritik tajam dari mahasiswa.

Dibandingkan tahun 2023, jumlah penerima KIP pada tahun 2024 merosot drastis, dari 399 mahasiswa menjadi hanya 181 mahasiswa.

Ironisnya, seluruh penerima KIP tahun ini hanya berasal dari Skema 1, yang dinilai tidak mencakup kebutuhan semua lapisan mahasiswa kurang mampu.

Salah seorang mahasiswa mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi tersebut.

“Kami merasa kampus seharusnya lebih proaktif dalam memperjuangkan hak mahasiswa yang membutuhkan,” katanya, Sabtu (11/01/2025).

Selain itu, mahasiswa mempertanyakan transparansi dan komitmen pihak kampus dalam mengajukan data serta usulan penerima KIP.

“Apakah kampus sudah maksimal dalam mengajukan usulan penerima KIP? Mengapa hanya Skema 1 yang diterima?” ujarnya.

Sementara itu, Rektor UNIBA Madura, Rahmad Hidayat, membenarkan adanya penurunan jumlah penerima KIP.

Baca Juga:  Rekapitulasi Rampung, Indah-Yudha Menang di Pilkada Lumajang

Ia menyebutkan bahwa dirinya telah berupaya mengajukan langsung data penerima KIP melalui sistem online kepada pemerintah pusat.

“Pada tahun 2024, jumlah penerima KIP memang mengalami penurunan dibandingkan tahun 2023. Padahal, saya sendiri yang melakukan proses pengajuan,” jelasnya.

Fenomena ini menimbulkan banyak pertanyaan di kalangan mahasiswa dan masyarakat tentang efektivitas serta prioritas kampus dalam memperjuangkan hak-hak pendidikan bagi mahasiswa yang membutuhkan. ***

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Moh. Syaiful Anam alias Nanang, terduga bandar narkoba di wilayah Masalembu. @by_News9.id

HUKRIM

Bandar Narkoba Masalembu Melarikan Diri ke Malaysia

Kamis, 13 Agu 2026 - 10:49 WIB

FOTO: Barang bukti narkotika jenis sabu hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026. @by_News9.id

HUKRIM

Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram

Kamis, 13 Agu 2026 - 09:38 WIB